Pengertian Looping (While), Serta Jawaban Tugas-Tugasnya

Pengertian Looping (While), Serta Jawaban Tugas-Tugasnya

Peran Perulangan (looping) pada bahasa pemrograman cukup penting, karena pengguna dapat dengan mudah membuat perintah dengan fungsi mengulang sampai program menemukan apa yang kita inginkan.


Looping (While) dibagi menjadi dua perintah, yaitu Do While dan While. Keduanya memiliki fungsi yang sedikit berbeda.


Do..While

Perintah ini menyatakan pengulangan proses selama kondisi tertentu. Bentuk umumnya adalah sebagai berikut:


do
  Pernyataan;
  While(keadaan);


atau


do
{
  Pernyataan;
  Pernyataan;
}
While(keadaan);


While

Perintah WHILE ini prinsipnya sama dengan perintah DO...WHILE hanya pengujian kondisinya terletak pada loop. Bentuk umumnya adalah sebagai berikut:


while(keadaan)
pernyataan;


atau

while(keadaan)
{
  Pernyataan;
  Pernyataan;
}


Pernyataan dapat berupa pernyataan tunggal atau beberapa pernyataan yang dibatasi dengan tanda {}. Pernyataan itu akan dijalankan bila kondisinya benar.


Tugas Praktikum

a. Buatlah program contoh penggunaan perintah do..while (simpan dengan nama lat6_1.cpp)


#include <stdio.h>

main() {
    int counter;
    counter = 0;
   
    do {
        printf("c++\n");
        counter++;
    }
    while (counter<15);
}


b. Buatlah program contoh penggunaan perintah while (simpan dengan nama lat6_2.cpp)


#include <stdio.h>

main() {
    int i;
    i = 10;
   
    while (i>0) {
        printf("%d\n", i);
        i--;
    }   
}


c. Buatlah program contoh penggunaan perintah do while (simpan dengan nama lat6_3.cpp)


#include <stdio.h>
#include <ctype.h>

main() {
    int nomer, bagi, sisa=0;
    char chrpilihan;
   
    do {
        printf("Masukkan suatu bilangan : "); scanf("%d", &nomer);
        printf("Masukkan bilangan pembagi (2/3/4/5) : "); scanf("%d", &bagi);
        printf("Bilangan yang di pilih : %d\n", nomer);
        printf("Bilangan pembagi : %d\n", bagi);
       
        sisa = nomer % bagi;
       
        if (sisa==0) {
            printf("Sisa bagi: tidak ada\n");
        }
        else {
            printf("Sisa bagi: %d\n", sisa);
        }
       
        printf("\nApakah anda ingin meneruskan? (y/n) : "); scanf("%c", &chrpilihan);
    }
    while (toupper(chrpilihan)=='y');
}


d. Buatlah program menampilkan bilangan ganjil dan genap, Tampilkan Output sebagai berikut (simpan dengan nama lat6_4.cpp)


#include <stdio.h>

main() {
    int i, x;
    i = 0;
    x = 1;
   
    printf("Ganjil : ");
    while (i<35) {
        i = i+1;
        printf("%d ", i);
        i++;
    }
   
    printf("\n");
   
    printf("Genap : ");
    while (x<35) {
        x = x+1;
        printf("%d ", x);
        x++;
    }
}


Tugas Pendahuluan

1. Mengapa anda sebagai programmer harus menggunakan perintah while atau do..while dalam program!

  • Karena programmer untuk melakukan perintah pengulangan tidak perlu membuat kode secara berulang-ulang, cukup dengan menggunakan perintah while atau do while maka program akan mengulang sesuai dengan perintah.

2. Jelaskan kelebihan dan kekurangan perintah while dan do..while!

  • Kelebihan : Perintah while dan do while adalah menggunakan 1 parameter, perintah ini untuk melakukan pengecekan pada awal dan akhir blok.
  • Kekurangan : server harus pengetikan dengan karakter.

3. Buatlah contoh algortima dan program sederhana menggunakan perintah do..while dengan memakai Flowchart!


#include <stdio.h>

main() {
    int x;
    x = 1990;
   
    do {
        printf("Tahun: %d\n", x);
        x++;
    }
    while (x<=2018);
}


4. Buatlah contoh algoritma dan program sederhana menggunakan perintah while dengan memakai Flowchart


#include <stdio.h>

main() {
    int x;
    x = 1990;
   
    while (x<=2018) {
        printf("Tahun: %d\n", x);
        x++;
    }
}


Tugas Akhir

1. Buatlah program menampilkan bilangan Fibonacci menggunakan perintah while, Tampilkan Output sebagai berikut ini.


#include <stdio.h>

main() {
    int a, b, c, i;
    i = 0;
    a = 0;
    b = 1;
   
    printf("Fibonacci : ");
    printf("%d ", a);
    printf("%d ", b);
   
    while (i<11) {
        c = a + b;
        a = b;
        b = c;
       
        printf("%d ",c);
        i++;
    }   
}

Pengertian Looping (For), Serta Jawaban Tugas-Tugasnya

Pengertian Looping (For), Serta Jawaban Tugas-Tugasnya

Perintah pengulangan (looping) digunakan untuk melakukan suatu proses berulang-ulang, jika suatu kondisi dipenuhi atau sebaliknya. Pada prakteknya, proses pengulangan biasanya digunakan untuk beberapa hal, misalkan mengulang proses pemasukan data, mengulang proses perhitungan dan mengulang proses penampilan hasil pengolahan data.


For

Proses looping yang menggunakan perhitungan (counter) dapat dibuat dengan pernyataan FOR. Pernyataan ini digunakan bila anda sudah tahu berapakali anda akan mengulang satu atau beberapa penyataan.


Perintah ini merupakan salah satu perintah pengulangan yang sering digunakan dan memiliki bentuk umum sebagai berikut:


for (ungkapan1; keadaan; ungkapan3)
{
  Pernyataan;
}


Bentuk diatas memiliki arti

  • Ungkapan1 adalah inisialisasi terhadap variable pengendali looping.
  • Keadaan adalah kondisi untuk keluar dari looping.
  • Ungkapan3 adalah pengaturan kenaikan atau penurunan nilai variable pengendali looping.

Tugas Praktikum

a. Buatlah program contoh penggunaan perintah for (simpan dengan nama lat5_1.cpp)


#include <stdio.h>

main() {
  int n;

  for (n=1; n<=10; n++) {
    printf("%d\n", n);
  }
}


b. Buatlah program contoh penggunaan perintah for dengan continue & break (simpan dengan nama lat5_2.cpp)


#include <stdio.h>

main() {
  int i;

  for (i=0; i<10; i++) {
    if (i==4)
      continue;
      printf("bilangan : %d\n", i);

    if (i==6)
      break;
  }
}


c. Buatlah program contoh penggunaan perintah for dengan goto (simpan dengan nama lat5_3.cpp)


#include <stdio.h>

main() {
  int n=1;

  cetak:
    printf("C++ sangat mudah\n");
    if (n++<10)
      goto cetak;
}


d. Buatlah program menampilkan bilangan ganjil dan genap, Tampilan Output sebagai berikut (simpan dengan nama lat5_4.cpp)


#include <stdio.h>

main() {
  int i;

  printf("Ganjil : ");
  for (i=0; i<35; i++) {
    i = i+1;
    printf("%d ", i);
  }

  printf("\n");

  printf("Genap : ");
  for (i=1; i<35; i++) {
    i = i+1;
    printf("%d ", i);
  }
}


Tugas Pendahuluan

1. Jelaskan kelebihan dan kekurangan perintah-perintah perulangan (looping) pada bahasa C/C++!

  • Kelebihan : Tidak perlu menggunakan statement dalam program hanya untuk menyelesaikan fungsi yang sama.
  • Kekurangan : Tidak dapat digunakan untuk mengerjakan fungsi yang berbeda.

2. Mengapa anda sebagai programmer harus menggunakan perintah for dalam program!

  • Karena For dalam program diperlukan dalam beberapa hal, misalkan mengulang proses memasukkan data, mengulang proses perhitungan, dan mengulang proses penampilan hasil pengolah data.

3. Jelaskan perbedaan operator aritmatika i++ dan ++i!

  • i++ : Variabel akan dicetak terlebih dahulu kemudian ditambahkan.
  • ++i : Variabel akan ditambahkan terlebih dahulu kemudian dicetak.

4. Buatlah contoh algoritma dan program sederhana menggunakan perintah For dengan memakai Flowchart!


#include <stdio.h>

main() {
  int x;

  for (x=1990; x<=2018; x++) {
    x = x;
    printf("Tahun: %d\n", x);
  }
}


Tugas Akhir

1. Buatlah program menampilkan bilangan Fibonacci menggunakan perintah for, Tampilan Output sebagai berikut ini.


#include <stdio.h>

main() {
  int a, b, c;
  a=0;
  b=1;

  printf("Fibonacci : ");
  printf("%d ",a);
  printf("%d ",b);

  for (int i=0; i<=9; i++){
    c = a + b;
    a = b;
    b = c;

    printf("%d ",c);
  }
}

Pengertian Decision (Switch), Serta Jawaban Tugas-Tugasnya

Pengertian Decision (Switch), Serta Jawaban Tugas-Tugasnya

Perintah switch merupakan pernyataan yang dirancang untuk menangani pengambilan keputusan yang melibatkan sejumlah pilihan alternatif yang diantaranya untuk menggantikan pernyataan IF bertingkat.


Setiap pernyataan 1, pernyataan 2, sampai pernyataan n dapat sebuah atau beberapa pernyataan. Pengujian pada switch akan dimulai dari konstanta 1. Apabila nilainya cocok dengan ekspresi maka pernyataan 1 akan dijalankan, kalau tidak cocok maka akan beralih ke pernyataan 2 dan seterusnya sampai hasil yang diinginkan.


Perintah break menyebabkan eksekusi diarahkan ke akhir switch kalau nilai konstanta 1 tidak sama dengan nilai ekspresi dan kemudian baru diteruskan pengujian dengan konstanta 2 dan seterusnya, jika sampai pada pengujian akhir tidak ada yang cocok maka default akan dijalankan. Bentuknya adalah sebagai berikut:


SWITCH (ekspresi)
{
  case konstanta1;
    pernyataan1;
    break;
  case konstanta2;
    pernyataan2;
    break;
  case konstanta3;
    pernyataan3;
    break;
  case konstanta4;
    pernyataan4;
    break;
  ...
  ...
  ...
  case konstanta;
    pernyataan;
    break;
  default;
  pernyataan n;
}


Dari bentuk umum diatas, dapat dijelaskan bahwa ekspresi bisa berupa ungkapan yang bernilai integer atau bertipe karakter. Setiap konstanta 1, konstanta 2, sampai konstanta n dapat berupa konstanta integer atau konstanta karakter.


Tugas Praktikum

a. Buatlah program contoh program switch (simpan dengan nama lat4_1.cpp)


#include <stdio.h>

main() {
    int kdhari;
  
    printf("Masukkan kode hari [1-7] : "); scanf("%d", &kdhari);
    printf("\n");
  
    switch (kdhari) {
        case 1:
            printf("Senin"); break;
        case 2:
            printf("Selasa"); break;
        case 3:
            printf("Rabu"); break;
        case 4:
            printf("Kamis"); break;
        case 5:
            printf("Jum'at"); break;
        case 6:
            printf("Sabtu"); break;
        case 7:
            printf("Minggu"); break;
        default:
            printf("Kode tidak ada");
    }
  
    printf("\n");
}


b. Buatlah program "Berdasarkan Algoritma Berikut ini" (simpan dengan nama lat4_2.cpp)


#include <stdio.h>

main() {
    char kode;
    int luas, keliling, panjang, lebar, alas, tinggi, sisi1, sisi2, sisi3, jari, pi;
    float luasS, luasL, kelilingL;
      
    printf("Masukkan kode menu [S/P/L] : ");
    kode = getchar();
    printf("\n");
  
    switch (kode) {
        case 'S':      
            printf("Masukkan alas : "); scanf("%d", &alas);
            printf("Masukkan tinggi : "); scanf("%d", &tinggi);
            printf("Masukkan sisi 1 : "); scanf("%d", &sisi1);
            printf("Masukkan sisi 2 : "); scanf("%d", &sisi2);
            printf("Masukkan sisi 3 : "); scanf("%d", &sisi3);
          
            luasS = 0.5*alas*tinggi;
            keliling = sisi1+sisi2+sisi3;
          
            printf("\n");
            printf("Luas Segitiga : %f\n", luasS);
            printf("Keliling Segitiga : %d\n", keliling);
            break;
          
        case 'P':
            printf("Masukkan panjang : "); scanf("%d", &panjang);
            printf("Masukkan lebar : "); scanf("%d", &lebar);
          
            luas = panjang*lebar;
            keliling = 2*(panjang+lebar);
          
            printf("\n");
            printf("Luas Persegi Panjang : %d\n", luas);
            printf("Keliling Persegi Panjang : %d\n", keliling);
            break;  
          
        case 'L':
            printf("Masukkan jari-jari : "); scanf("%d", &jari);
          
            luasL = 3.14*jari*jari;
            kelilingL = 3.14*(jari+jari);
          
            printf("\n");
            printf("Luas Lingkaran : %f\n", luasL);
            printf("Keliling Lingkaran : %f\n", kelilingL);
            break;
          
        default:
            printf("Kode tidak ada");
    }
    return 0;
}


Tugas Pendahuluan

1. Jelaskan kelebihan perintah Switch dibandingkan perintah IF!

  • Kelebihan perintah Switch dibanding perintah IF yaitu Switch digunakan untuk memilih banyak pilihan, pernyataan switch tidak perlu menggunakan {} untuk mengeksekusi, programmer dapat menentukan pernyataan mana yang akan dipakai berdasarkan kemudahan membaca program dan faktor-faktor yang lain.

2. Mengapa anda sebagai programmer harus menggunakan perintah Switch dalam program!

  • Sama halnya seperti perintah IF yaitu setiap program pada umumnya membutuhkan algoritma suatu keputusan atau pernyataan. Namun perintah Switch yaitu perintah pernyataan yang dirancang untuk menangani pengambilan keputusan yang melibatkan sejumlah pilihan alternatif yang dirancang diantaranya untuk menggantikan pernyataan IF bertingkat.

3. Sebutkan dan jelaskan perintah-perintah pendukung perintah Switch!

  • Switch case merupakan salah satu bentuk percabangan yang digunakan untuk pilihan berjumlah banyak. Tidak dianjurkan pada pilihan yang melibatkan jangkauan (range) tetapi dianjurkan pada pilihan berupa konstanta.

4. Buatlah contoh algoritma dan program sederhana menggunakan perintah Switch dengan memakai Flowchart!


#include <stdio.h>

main() {
    int kode;
  
    printf("Kumpulan rumus-rumus\n");
    printf("Masukkan kode [1-3] : "); scanf("%d", &kode);
    printf("\n");
  
    switch (kode) {
        case 1:
            printf("Rumus Luas dan Keliling Segitiga\n\n");
            printf("Luas = (1/2) x Alas x Tinggi\n");
            printf("Keliling = Sisi + Sisi + Sisi\n");
            break;
        case 2:
            printf("Rumus Luas dan Keliling Persegi Panjang\n\n");
            printf("Luas = Panjang x Lebar\n");
            printf("Keliling = 2 x Panjang x Lebar\n");
            break;
        case 3:
            printf("Rumus Luas dan Keliling Lingkaran\n\n");
            printf("Luas = 3,14 x Jari x Jari\n");
            printf("Keliling = 3,14 x (Jari + Jari)\n");
            break;
        default:
            printf("Kode tidak ada");
    }
}


Tugas Akhir

1. Buatlah algoritma dan program untuk menentukan bonus yang akan diperoleh seorang pelanggan jika diberlakukan ketentuan berikut ini:


#include <stdio.h>
#include <string.h>
#include <conio.h>

main() {
    int pembelian;
    char bonus[100];
  
    printf("Harga pembelian : "); scanf("%d", &pembelian);
    printf("\n");
  
    if (pembelian<=100000 && pembelian<200000) {
        strcpy (bonus, "Discount 5%");
    }
    else if (pembelian<=200000 && pembelian<300000) {
        strcpy (bonus, "Tiket ke Yogya");
    }
    else if (pembelian<=300000 && pembelian<400000) {
        strcpy (bonus, "Tiket ke Bali");
    }
    else if (pembelian<=400000 && pembelian<500000) {
        strcpy (bonus, "Jam Tangan Rolex");
    }
    else if (pembelian>=500000) {
        strcpy (bonus, "Tiket ke Swiss");
    }
  
    printf("Pembelian : %d\n", pembelian);
    printf("Bonus : %s\n", bonus);
}

Dasar Pemrograman C/C++, Serta Jawaban Tugas-Tugasnya

Dasar Pemrograman C/C++, Serta Jawaban Tugas-Tugasnya

Bahasa C++ merupakan bahasa pemrograman tingkat tinggi, yakni yang memakai kata-kata dan pernyataan yang mudah dimengerti manusia. Program C++ merupakan program yang berbentuk fungsi-fungsi. Main() merupakan nama dari suatu fungsi yang harus ada di program C++ yang menunjukan sebagai compiler dimana awal dari suatu program dan hanya dapat digunakan sekali saja dalam satu program.


A. Tipe Data

1. Tipe Integer

Tipe Integer atau bilangan bulat dapat dideklarasikan dengan menggunakan kata kunci (keyword) atau kata cadangan (reserved word), yaitu short atau long. Perhatikan tabel berikut ini.


KeywordBesarnya MemoriJangkauan Nilai
Int16 bit-32768 s/d 32768
Short int atau Short16 bit-32768 s/d 32768
Long int atau Long32 bit-2147483648 s/d 2147483648

Disamping tipe integer ini, dapat juga dideklarasikan tipe integer yang tidak bertanda (unsigned integer) dengan menggunakan kata kunci unsigned. Perhatikan tabel berikut ini.


KeywordBesarnya Memori Jangkauan Nilai
Unsigned int16 bit0-65535
Unsigned short16 bit0-65535
Unsigned long16 bit0-4294967295

2. Tipe Pecahan

Tipe Pecahan atau floating point dapat dideklarasikan dengan menggunakan kata kunci (keyword) atau kata cadangan (reserved), yaitu float, double, dan long double. Perhatikan table berikut ini.


KeywordBesarnya MemoriJangkauan Nilai
Float32 bit3.4E-038 s/d 3.4E+038
Double64 bit31.7E-038 s/d 31.7E+038
Long double64 bit31.7E-038 s/d 31.7E+038

B. Operator

Operator merupakan symbol atau kata yang dapat digunakan dalam program untuk melakukan suatu operasi atau manipulasi, seperti menjumlahkan dua buah nilai, memberikan nilai ke suatu variabel, membandingkan dua buah nilai dan lain sebagainya.


Tanda operator dalam bahasa C/C++ dapat dikelompokan sebagai berikut:


1. Operator Pengerjaan (assignment operators)

Operator pengerjaan berupa tanda sama dengan (=) yang digunakan untuk mengisikan nilai yang berada sebelah kanannya variabel yang ditunjukan di sebelah kirinya.


Contoh:

a = 5;
a = b = c;


Maka nilai a dan b sama dengan c, yaitu 5.

2. Operator Aritmatika (aritmathics operators)

Operator aritmatika yang tergolong sebagai operator binary terlihat pada tabel berikut.


OperatorKeterangan
*Perkalian
/Pembagian
%Modulus atau sisa pembagi
+Penambahan
-Pengurangan

Operator aritmatika yang tergolong sebagai operator unary terlihat pada tabel berikut.


OperatorKeterangan
+Tanda plus
-Tanda minus
++Prefix: preincrement; Postfix: postincrement
--Prefix: predecrement; Postfix: postdecrement

3. Operator Peningkatan dan Penurunan (increment and decrement operators)

C/C++ mempunyai operator yang terkenal, yaitu operator peningkatan (increment operator) yang menggunakan tanda operasi (++) dan operasi penurunan yang menggunakan tanda operasi (--). Operator penambahan digunakan untuk menambahkan nilai 1 pada nilai sebelumnya dan operator penurunan digunakan untuk mengurangi nilai 1 pada nilai sebelumnya.


4. Operator Bitwise (bitwise operators)

Untuk operator bitwise dalam bentuk bit, bahasa C++ menyediakan beberapa operator seperti yang diperlihatkan pada tabel di bawah ini.


OperatorKeterangan
<<Shift left (pergeseran bit ke kiri)
>>Shift right (pergeseran bit ke kanan)
&Operasi bit AND
|Operasi bit OR
^Operasi bit XOR
~Operasi bit NOT

5. Operator Hubungan (relations operators)

Operator Hubungan (relation operators) digunakan untuk membandingkan dua elemen nilai dan akan dihasilkan nilai perbandinganya, yaitu betul (bernilai 1) atau salah (bernilai 0). Operator ini banyak digunakan pada penyelesaian suatu kondisi di statment IF.


OperatorKeterangan
>Lebih besar dari
>=Lebih besar sama dengan
<Lebih kecil
<=Lebih kecil sama dengan
==Sama dengan
!=Tidak sama dengan

6. Operator Logika (logical operators)

Operator Logika biasanya berpasangan dengan operator hubungan. Operator logika dapat dilihat pada tabel berikut ini.


OperatorKeterangan
&&Operator logika AND
||Operator logika OR
!Operator logika NOT

7. Operator Alamat (address operators)

C++ juga menyediakan dua buah operator alamat (address operators) yang berhubungan dengan penggunaan pointer. Perhatikan tabel berikut ini.


OperatorKeterangan
&Address of Operator
*Indirection Operator

8. Operator Koma (comma operators)

Operator koma (comma operators) digunakan untuk meletakkan beberapa ungkapan yang dipisahkan dengan tanda koma didalam kurung buka dan kurung tutup.


9. Operator Gabungan

C++ memungkinkan penulisan suatu operator pengerjaan (=) untuk digabung dengan operator lainnya yaitu dengan operator aritmatika, operator peningkatan dan penurunan serta operator bitwise.


Bentuk penulisannya sebagai berikut:

operator pengerjaan
variabel = variabel operator ungkapan

Dapat diubah dengan ditulis sebagai berikut:

operator lainnya
operator pengerjaan
variabel operator = ungkapan

Tugas Praktikum

a. Buatlah program menghitung luas dan keliling persegi panjang (simpan dengan nama lat2_1.cpp)

Jawaban:
#include <stdio.h>

main() {
    int panjang, lebar, luas, keliling;
   
    printf("Masukkan panjang : "); scanf("%d", &panjang);
    printf("Masukkan lebar : "); scanf("%d", &lebar);
   
    luas = panjang*lebar;
    keliling = 2*(panjang+lebar);
   
    printf("\n");
    printf("Jadi luasnya adalah : %d\n", luas);
    printf("Jadi kelilingnya adalah : %d\n", keliling);
}


b. Buatlah program menghitung luas dan volume Balok (simpan dengan nama lat2_2.cpp)

Jawaban:
#include <stdio.h>

main() {
    int panjang, lebar, tinggi, luas, volume;
  
    printf("Masukkan panjang : "); scanf("%d", &panjang);
    printf("Masukkan lebar : "); scanf("%d", &lebar);
    printf("Masukkan tinggi : "); scanf("%d", &tinggi);
  
    luas = (2*panjang*lebar) + (2*panjang*tinggi) + (2*tinggi*lebar);
    volume = panjang*lebar*tinggi;
  
    printf("\n");
    printf("Jadi luasnya adalah : %d\n", luas);
    printf("Jadi volumenya adalah : %d\n", volume);
}


c. Buatlah program contoh penggunaan operator pengerjaan (simpan dengan nama lat2_3.cpp)

Jawaban:
#include <stdio.h>

main() {
    int a, b, c;
  
    a = 25;
    b = 15;
    c = a+b;
  
    printf("%d", c);
}


d. Buatlah program contoh penggunaan operator aritmatika (simpan dengan nama lat2_4.cpp)

Jawaban:
#include <stdio.h>

main() {
    float luas, pi, jari;
  
    pi = 3.1428;
    jari = 20.0;
    luas = pi*jari*jari;
  
    printf("luas = %f", luas);
}


e. Buatlah program contoh penggunaan operator hubungan (simpan dengan nama lat2_5.cpp)

Jawaban:
#include <stdio.h>

main() {
    long int beli, disc, total;
  
    printf("Masukkan pembelian : "); scanf("%ld", &beli);
  
    if (beli >= 100000) {
        disc = 0.1*beli;
        total = beli-disc;
    } else {
        disc = 0.05*beli;
        total = beli-disc;
    }
  
    printf("\n");
    printf("Jadi pembelian adalah : %ld\n", beli);
    printf("Jadi discount adalah : %ld\n", disc);
    printf("Jadi total pembayaran adalah : %ld\n", total);
}


f. Buatlah program contoh penggunaan operator logika (simpan dengan nama lat2_6.cpp)

Jawaban:
#include <stdio.h>

main() {
    int nilai, tugas;
  
    printf("Masukkan sebuah nilai : "); scanf("%d", &nilai);
    printf("Masukkan nilai tugas : "); scanf("%d", &tugas);
    printf("\n");
  
    if (nilai>70 && tugas>=75)
        printf("Lulus\n");
    else
        printf("Tidak Lulus\n");
}


g. Buatlah program contoh penggunaan operator koma (simpan dengan nama lat2_7.cpp)

Jawaban:
#include <stdio.h>

main() {
    char kar1, kar2;
    (kar1='A', kar2='B');
  
    printf ("%c\n", kar1);
    printf ("%c\n", kar1);
}


Tugas Akhir

1. Buatlah algoritma dan program untuk menghitung volume dan luas permukaan bola apabila masukkannya berupa jari-jari. Jari-jari yang dimasukkan bertipe float dan output atau keluaran yang dihasilkan adalah luas dan volume permukaan bola dengan tipenya adalah float.

Jawaban:
#include <stdio.h>

main() {
    float volume, luas, pi, jari;
    pi = 3.14;
  
    printf("Masukkan jari-jari bola : "); scanf("%f", &jari);
  
    volume = (4/3) * pi * (jari*jari*jari);
    luas = 4 * pi * (jari*jari);
  
    printf("\n");
    printf("Jadi volumenya adalah : %f\n", volume);
    printf("Jadi luasnya adalah : %f\n", luas);
}

Pengertian Tipe Data, Variabel dan Operator Dalam Pemrograman

Pengertian Tipe Data, Variabel dan Operator Dalam Pemrograman
Sebuah bahasa pemrograman tidak terlepas pada Tipe Data, karena memiliki fungsi yang sangat penting yaitu untuk menyatakan jenis nilai yang dimiliki oleh sebuah variabel. Selain itu, bahasa pemrograman juga membutuhkan Variabel yang berfungsi untuk menyimpan nilai baik itu huruf, karakter atau angka dan Operator yang biasanya di identikan dengan perhitungan yang bermain pada angka di tipe data integer atau yang memiliki nilai angka bulat.

Pengertian Tipe Data

Tipe data adalah himpunan nilai yang dapat dimiliki oleh sebuah data. Tipe data menentukan apakah sebuah nilai dapat dimiliki sebuah data atau tidak, serta operasi apa yang dapat dilakukan pada data tersebut. Contoh tipe data dalam dunia nyata adalah bilangan bulat.

Jika sebuah data, misalnya umur harus berupa bilangan bulat maka dapat dipastikan bahwa 25, 13, 7 dapat menjadi nilai umur, sedangkan angka yang menggunakan koma seperti 7.5, 19.655 bukan merupakan contoh dari nilai umur.

Contoh bilangan bulat ini dapat kita lihat dalam kasus sehari - hari khususnya dalam hal pencacahan (Ingat kembali bilangan cacah : 1, 2, 3, 4, ... yang merupakan himpunan bagian dari himpunan bilangan bulat).

Contoh :

Kasus 1 : Jumlah siswa dalam kelas ada 20. Angka 20 tersebut adalah bilangan bulat. Tidak akan ditemukan pernyataan : jumlah siswa dalam kelas ada 20,5.

Kasus 2 : Jumlah mobil yang diparkir di tempat parkir. Kita akan menggunakan bilangan bulat dalam kasus ini. Tidak pernah akan kita gunakan angka angka 50,33 atau 40/7 sebagai jumlah dari mobil yang sedang parkir.

Kasus 3 : Selain itu, misalnya data nama seseorang yaitu "Bambang Pamungkas" yang merupakan sebuah deretan huruf dan lain sebagainya.

Dalam sebuah program, setiap variabel dan konstanta memiliki tipe data yang harus dideklarasikan di awal program. Pendeklarasi tipe data tersebut bertujuan untuk menentukan besarnya tempat dalam memori yang akan digunakan untuk menyimpan data pada tersebut saat program dijalankan.

Tipe data dasar adalah tipe data yang dapat langsung digunakan. Secara umum terdapat 2 tipe data dasar, yaitu numerik dan kategorik. Tipe data numerik terdiri atas angka/ kumpulan angka serta dapat mengalami operasi perhitungan, sedangkan tipe data kategorik dapat berupa angka maupun huruf namun tidak dapat mengalami operasi perhitungan.

Contoh Tipe Data Dasar

1. Integer (bilangan bulat)


Pengertian Tipe Data, Variabel dan Operator Dalam Pemrograman

Integer adalah tipe data dasar berupa bilangan yang tidak mengandung pecahan desimal. Tipe data ini juga memiliki urutan, sehingga dapat dibandingkan satu dengan lainnya.

Contoh integer:
  • 2
  • 5
  • -10
  • 135
  • 2008

Secara teoritis, tipe data integer tidak memiliki batasan, yaitu dari minus tak hingga hingga plus tak hingga. Namun dalam pemrograman yang menggunakan bahasa pemprograman C++, secara umum dikenal beberap macam tipe data integer, yaitu:

2. Real (bilangan riil)


Pengertian Tipe Data, Variabel dan Operator Dalam Pemrograman

Real adalah tipe data dasar berupa bilangan yang memiliki pecahan desimal. Dalam pemrograman, nilai dengan tipe data ini harus ditulis dengan sebuah titik sebagai pemisah bilangan utuh dan bilangan pecahannya.

Tipe data ini digunakan untuk perhitungan yang melibatkan bilangan pecahan, seperti perhitungan kosinus, akar persamaan, dan sebagainya. Tipe data ini juga memiliki urutan, sehingga dapat dibandingkan satu dengan lainnya.

Contoh real:
  • 0.5
  • 0.17
  • -3.465
  • 92.0
  • 4.3000+E9

Secara teoritis, tipe data real juga tidak memiliki batasan, yaitu dari minus tak hingga hingga plus tak hingga. Namun dalam pemrograman, secara umum dikenal beberapa macam tipe data real, yaitu:

Nilai pada tabel diatas berbeda dengan nilai yang ada pada tabel tipe data integer, pada tabel diatas nilai untuk tipe data merupakan tingkat ketelitian untuk masing-masing tipe data, bukan berdasarkan rentang nilai.

3. Char (karakter)

Char adalah tipe data dasar yang terdiri atas satu buah angka, huruf, tanda baca atau karakter khusus. Untuk menyimpan sebuah karakter, diperlukan 1 byte atau 8 bit tempat didalam memori.

Dalam sebuah program, penulisan tipe data char diawali dan diakhiri dengan tanda kutip ganda. Selain itu, terdapat sebuah karakter kosong yang disebut dengan null atau nil dan dituliskan sebagai "".

Contoh char:
  • "5"
  • "A"
  • "?"
  • "+"
  • "$"

Perhatikan bahwa 5 adalah integer sedangkan "5" adalah char.

4. String

String adalah tipe data dasar yang berupa kumpulan karakter dengan panjang tertentu. Meskipun berupa kumpulan karakter, karena tipe data string sering digunakan dalam pemrograman, string dianggap sebagai tipe data dasar.

Untuk penyimpanan string didalam memori, dibutuhkan 1 byte untuk tiap karakternya. Serupa dengan penulisan karakter, penulisan sebuah string juga harus diawali dan diakhiri dengan tanda petik ganda. String juga mengenal null yang dituliskan dengan "".

Contoh string:
  • "BANDUNG"
  • "Politeknik Telkom Bandung"
  • "ABC3456"
  • "Lucu"
  • "30202001"
  • "z"

Perhatikan bahwa sebuah karakter tunggal ("z") juga merupakan string.

5. Boolean (bilangan logika)

Sebuah data boolean memiliki tepat dua buah kemungkinan nilai, direpresentasikan sebagai Benar dan Salah, atau True dan False, atau dapat juga dilambangkan dengan 1 dan 0. Tipe data ini dapat digunakan untuk pemilihan dengan kondisi-kondisi tertentu, dimana program harus memilih aksi apa yang akan dijalankan dengan parameter tertentu.

Tipe data ini paling sering digunakan untuk range yang memiliki dua buah nilai:
  • Lulus - tidak lulus.
  • Member - bukan member.

Pengertian Variabel

Variabel atau peubah adalah obyek yang nilainya dapat berubah-ubah dalam sebuah program. Pada saat sebuah variabel dideklarasikan, program "memesan" tempat dengan ukuran tertentu (sesuai tipe datanya) pada memori untuk menyimpan nilai dari variabel tersebut.

Pemrogram dapat memberikan nama pada sebuah variabel untuk mempermudah pemanggilan variabel tersebut di dalam program. Pada saat mendeklarasikan sebuah variabel, pemrogram harus menyebutkan nama variabel dan tipe data dari variabel tersebut.

Dalam bentuk flowchart, deklarasi variabel digambarkan sebagai sebuah proses. Misalnya sebagai berikut:

x : integer
nama : string
tinggiBadan: real

Contoh deklarasi variabel dalam psedeucode :

KAMUS DATA {awal deklarasi variabel}
    x : integer
    nama: string
    tinggiBadan: real
    jenisKelamin : char
    status : boolean


Sebelum kita menuliskan beberapa program dalam bahasa C++, ada baiknya kita mengenal terlebih dahulu struktur dan format penulisan program dalam bahasa C++.

// Contoh Program C++

#include <stdio.h>
/* Program Utama */
main() {
    printf ("Hello World !");
    return 0;
    }


Keterangan :

Pada contoh program diatas, pada baris pertama dituliskan diawalannya tanda doubleslash (//). Maksudnya adalah sebagai komentar, artinya baris tersebut tidak akan dieksekusi oleh program. Kita dapat menuliskan apapun setelah tanda tersebut dan berlaku hanya satu baris.

Sedangkan untuk penulisan komentar lebih dari satu baris digunakan tanda /* .. */ dimana komentar dituliskan diantara tanda /* dan */ seperti tampak pada baris ke 3 dan 4. Biasanya tanda tersebut digunakan oleh programmer untuk memberi penanda atau keterangan pada tiap baris program seperti pada baris 5.

Pada baris kedua terdapat code #include, yang diawali dengan tanda crash (#). Ini dapat kita sebut dengan preprocessor directive. preprocessor directive merupakan perintah-perintah untuk memberitahukan kepada compiler untuk melakukan berbagaimacam definisi seperti menggunakan (include) file librari misalnya stdio.h, karena didalam file tersebut mengandung beberapa fungsi yang akan digunakan didalam program.

Sedangkan pada baris ke 5 – 8 merupakan isi dari program. Pada baris ke 5 terdapat instruksi main() dimana pada baris tersebut merupakan fungsi utama atau program utama. Maksudnya adalaha pada baris tersebut merupakan penanda awal dari eksekusi sebuah program. Untuk awal instruksi ditandai dengan kurung kurawal. Seperti pada program diatas, pada baris ke-5 (tanda {) merupakan awal dari program utama dan berakhir pada baris ke-8.

Pada baris dke-6 (printf("Hello World !")) merupakan instruksi untuk mencetak tulisan “Selamat Datang” kelayar. Sedangkan pada baris ke-7 (return 0) merupakan nilai kembali dari fungsi utama yaitu nilainya adalah 0. Perlu diperhatikan bahwa setiap instruksi pada perogram harus diakhiri dengan tanda semicolon (;).

Untuk menuliskan variabel, kita dapat menuliskannya pada bagian isi program. Contoh penulisan variabelnya adalah :

#include <stdio.h>

main () {
    int x;
    string nama;
    float BB;
    char jKelamin;
    bool status;
    ...
    }


Secara teori, pemrogram dapat memberikan nama apapun pada sebuah variabel karena penamaan variabel bertujuan untuk memudahkan pemanggilan kembali. Namun, ada beberapa panduan yang biasa diacu pemrogram dalam penamaan variabel, antara lain:

1. Huruf pertama pada nama variabel menunjukkan tipe data dari variabel.
Contoh: diawali dengan 'c' untuk variabel char, 'i' untuk integer, 's' untuk string, dan seterusnya. Panduan penamaan ini disebut dengan Charles Simyoni Hungarion Notation.

2. Nama variabel harus cukup jelas menunjukkan tujuan penggunaan variabel tersebut.
Contoh: sNama adalah variabel string untuk menyimpan nama, cJenisKelamin adalah variabel char untuk menyimpan jenis kelamin, bStatus adalah variabel boolean untuk menyimpan status.

3. Nama variabel tidak boleh mengandung spasi kosong atau karakter khusus ! @ # $ % ^ & * ( ) { } [ ] ’ ” ; : < > , . / ? | dan \. Beberapa pemrogram menggunakan ‘_’ untuk memisahkan kata di nama variabel.
Contoh: cJenis_kelamin, sNama_orang_tua, iNilai_akhir

4. Cara lain untuk memisahkan kata dalam nama variabel adalah dengan memberikan huruf besar di awal tiap kata.
Contoh: cJenisKelamin, sNamaOrangTua, iNilaiAkhir

Setelah sebuah variabel dideklarasikan, variabel dapat menyimpan nilai. Pengisian nilai ke dalam sebuah variabel dalam sebuah program dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu:

Secara langsung

Contoh:
cJenisKelamin = "P"
sNamaOrangTua = "Jeremy Thomas"
iNilaiAkhir = 99


Dengan inputan

Contoh:
Input (cJenisKelamin)
Input (sNamaOrangTua)
Input (iNilaiAkhir)


Contoh program untuk memberikan nilai pada sebuah variabel :

#include <stdio.h>
    main() {
    int lA,lB;
    String NamaA, NamaB;

    // Pengisian secara Langsung
    lA = 20;
    NamaA = "Joko Handono";

    // Pengisian dengan Inputan
    scanf (“%i”,&lB);
    scanf (“%s”,&NamaB);

    // Menampilkan Kelayar
    printf (“Nilai lA : %i”,lA);
    printf (“Nilai lB : %i”,lB);
    printf (“Nilai NamaA : %s”,NamaA);
    printf (“Nilai NamaB : %s”,NamaB);
    }


Pada contoh program diatas, kita melihat ada tanda "%i" dan "%s". Fungsi tanda tersebut adalah untuk menkonfersi nilai inputan menjadi tipe yang sesuai dengan yang diterima atau mengubah nilai dari tipe data dasar menjadi tipe karakter untuk ditampilkan dilayar.

Karena pada dasarnya, dalam pemprograman bahasa C++ nilai input atau nilai yang dapat ditampilkan berupa karakter. Sedangkan didalam program, nilai tersebut harus sesuai dengan tipe data yang dideklarasikan.

Sebagai contoh pada baris ke-10, variabel "lB" tipe datanya adalah integer. Untuk mengubah tipe masukan menjadi integer, maka digunakan "%i". Biasanya, string tersebut diawali dengan huruf pertama tipe datanya, misalnya float -> %f, String -> %s dan seterusnya.

Khusus untuk inputan, nama variabelnya harus diawali dengan string “&” seperti tampak pada baris ke 10 dan 11.

Pengertian Operator

Operator adalah pengendali operasi yang akan dilakukan pada beberapa operan sehingga membentuk sebuah ekspresi. Secara umum, dalam sebuah ekspresi terdapat sebuah operator yang diapit dua operan.

Contohnya pada ekspresi:

x + y
x dan y adalah operan, sedangkan
"+" adalah operatornya

Terdapat tiga macam operator yang biasa digunakan dalam pemrograman, yaitu:

1. Operator Aritmatik

Operator ini membentuk perhitungan aritmatik. Kedua operan dari operasi aritmatik ini dapat berupa nilai integer atau real.

Operator yang termasuk tipe ini adalah:

Pengertian Tipe Data, Variabel dan Operator Dalam Pemrograman

Output dari operasi aritmatik akan memiliki tipe data yang sama dengan tipe data kedua operannya. Misalnya, jika sebuah bilangan integer dijumlahkan dengan bilangan integer lainnya maka outputnya adalah bilangan integer juga. Selain itu perlu diperhatikan pula bahwa sebuah operator aritmatik tidak dapat diterapkan pada dua bilangan dengan tipe data yang berbeda.

Contoh program dengan operasi aritmatik:

// Program Aritmatik
/* IS:Tersedia dua buah bilangan integer
   FS:Hasil Modulo duabuah bilangan */

#include <stdio.h>

    main () {

    // Deklarasi Variabel
    int iTambah;
    int iAngka1, iAngka2;
    printf(“Masukan Bilangan Pertama : ”);
    scanf(“%i”, iAngka1);
    printf(“Masukan Bilangan Kedua : ”);
    scanf(“%i”, iAngka2);

    // Penjumlahan
    iTambah = iAngka1 + iAngka2;
    printf(“Hasil Penjumlahan %i + %i = %i”, iAngka1, iAngka2, iTambah);
    return 0;
    }


Program di atas akan mengembalikan nilai hasil penjumlahan sesuai dengan inputan. Misalnya pada inputan pertama kita masukan 10 dan yang kedia kita masukan 23 maka hasilnya adalah 33. outputnya adalah:

Masukan Bilangan Pertama : 10
Masukan Bilangan Kedua : 23
Hasil Penjumlahan 10 + 23 = 33

2. Operator Assignment

Dalam pemprograman bahasa C++, Operator ini digunakan memasukan nilai kedalam sebuah variabel, tanpa menghilangkan atau mengosongkan nilai variabel sebelumnya. Contoh penggunaan operator ini adalah sebagai berikut :

3. Increase and Decrease

Penulisan ini dilambangkan dengan ++ (Increade) dan -- (decrease). Operator ini berfungsi untuk menaikan atau menurunkan satu satuan nilai pada sebuah variabel. Contoh penggunaannya adalah pada contoh dibawah ini :

...
a++;
a += 1;
a = a + 1;
...


Ada dua macam penulisan operator ini, yaitu simbol dapat ditulis sebelum nama variabel dan setelah variabel. Adapun perbedaab antara keduanya adalah :

B = 3;
A = ++B;
// A = 4, B = 4


B = 3;
A = B++;
// A = 3, B = 4


4. Operator Relasional

Operator ini membandingkan dua operan dan hasilnya berupa nilai boolean (BENAR atau SALAH). Operasi relasional dapat dilakukan pada dua nilai dengan tipe data yang sama: tipe data integer, riil, char, string, maupun boolean. Berikut ini adalah operator relasional:

Pengertian Tipe Data, Variabel dan Operator Dalam Pemrograman

Contoh penggunaan operator relasional dalam algoritma:

// Program Operator Relasional
KAMUS DATA {awal deklarasi variabel}
    iAngka1, iAngka2 : integer
BEGIN {awal algoritma}
    iAngka1 = 6 {pengisian variabel langsung}
    Input(iAngka2) {pengisian dgn inputan}
    IF (iAngka1 <> iAngka2) THEN
        Output (‘Tebakan Anda salah’)
    ELSE
        Output (‘Horee! Tebakan Anda benar’)
    ENDIF
END


Output dari operasi relasional bertipe boolean (true/ false). Pada contoh di atas,

iAngka1 != iAngka2 bernilai benar/ true jika iAngka1 tidak sama dengan iAngka2,

iAngka1 != iAngka2 bernilai salah/ false jika iAngka1 sama dengan iAngka2.

Program di atas akan mengeluarkan pesan sesuai inputan pengguna. Jika pengguna menginputkan angka selain 6 ("iAngka1 != iAngka2" bernilai benar), program akan mengeluarkan pesan "Tebakan Anda salah". Jika pengguna menginputkan angka 6 ("iAngka1 != iAngka2" bernilai salah), program akan mengeluarkan pesan "Horee! Tebakan Anda benar".

5. Operator logika

Operator logika adalah operator yang digunakan untuk mengkombinasikan hasil ekspresi yang mengandung operator relasional.

Tiga macam operator logika adalah:

Pengertian Tipe Data, Variabel dan Operator Dalam Pemrograman

Pola penggunaan operator logika adalah:

ekspresi1 OPERATOR ekspresi2

Output dari penggunaan operator AND dan OR adalah sebagai berikut:

Pengertian Tipe Data, Variabel dan Operator Dalam Pemrograman

Pola yang mudah untuk mengingat output kedua operator logika tersebut adalah: True AND True = True, False OR False = False.

Beberapa contoh penggunaan operator logika:

(x > 7) && (x = y)
Jika ternyata nilai x adalah 8 dan y adalah 5, maka
(8 > 7) && (8 = 5)
True AND False
False (output operasi)

(x != y) || (x > 3)
Jika ternyata nilai x adalah 4 dan y adalah 4, maka
(4 != 4) || (4 > 3)
False OR True
True (output operasi)

NOT (x > y)
Jika ternyata nilai x adalah 3 dan y adalah 3, maka
NOT (3 > 3)
NOT (False)
True (output operasi)

Pengertian Flowchart dan Pseudocode Dalam Notasi Algoritma

Pengertian Flowchart dan Pseudocode Dalam Notasi Algoritma
LEVATRA.com - Algoritma dapat dituliskan ke dalam berbagai bentuk, namun struktur yang rapi dan mengikuti aturan tertentu akan membuat algoritma lebih mudah untuk dibaca dan dipahami. Selanjutnya, algoritma yang telah tersusun rapi akan diimplementasikan ke bahasa pemrograman. Dalam artikel ini kita akan membahas mengenai pengertian flowchart dan pseudocode yang sudah saya janjikan pada artikel sebelumnya.

Pengertian Flowchart

Dalam membuat algoritma, diperlukan suatu mekanisme atau alat bantu untuk menuangkan hasil pemikiran mengenai langkah-langkah penyelesaian masalah yang sistematis dan terurut. Pada dasarnya untuk bisa menyusun solusi diperlukan kemampuan problem-solving yang baik.

Oleh karena itu, sebagai sarana untuk melatih kemampuan tersebut terdapat sebuah tool (alat) yang dapat digunakan, yakni flowchart. Secara formal, flowchart didefinisikan sebagai skema penggambaran dari algoritma atau proses.


Berikut simbol-simbol yang dapat digunakan dalam menyusun flowchart.

Pengertian Flowchart dan Pseudocode Dalam Notasi Algoritma
TERMINATOR
sebagai simbol START atau END untuk memulai atau mengakhiri flowchart.

Pengertian Flowchart dan Pseudocode Dalam Notasi Algoritma
INPUT / OUTPUT
digunakan untuk menuliskan proses menerima data atau mengeluarkan data.

Pengertian Flowchart dan Pseudocode Dalam Notasi Algoritma
PROSES
digunakan untuk menuliskan proses yang diperlukan, misalnya operasi aritmatika.

Pengertian Flowchart dan Pseudocode Dalam Notasi Algoritma
CONDITIONAL - DECISION
digunakan untuk menyatakan proses yang membutuhkan keputusan.

Pengertian Flowchart dan Pseudocode Dalam Notasi Algoritma
PREPARATION
digunakan untuk memberikan nilai awal.

Pengertian Flowchart dan Pseudocode Dalam Notasi Algoritma
ARROW
sebagai penunjuk arah dan alur proses.

Pengertian Flowchart dan Pseudocode Dalam Notasi Algoritma
CONNECTOR ON-PAGE
digunakan untuk menyatukan beberapa arrow.

Pengertian Flowchart dan Pseudocode Dalam Notasi Algoritma
CONNECTOR OFF-PAGE
digunakan untuk menghubungkan flowchart yang harus digambarkan pada halaman yang berbeda. Biasanya pada simbol ini diberi nomor sebagai penanda, misalnya angka 1.

Pengertian Flowchart dan Pseudocode Dalam Notasi Algoritma
DISPLAY
digunakan untuk menampilkan data ke monitor.

Berikut ini adalah flowchart untuk menggambarkan kegiatan membuat telur dadar:

Pengertian Flowchart dan Pseudocode Dalam Notasi Algoritma

Dengan menggunakan flowchart, tahapan-tahapan penting dalam algoritma dapat ditunjukkan dengan diagram di atas. Aliran proses ditunjukkan dengan arah panah atau disebut dengan "flowlines".
Keuntungan menggunakan flowchart adalah penggunaan diagram untuk menggambarkan tahapan proses, sehingga lebih mudah dilihat dan dipahami.

Namun demikian, flowchart juga memiliki kelemahan, yakni jika digunakan untuk menggambarkan proses atau algoritma untuk skala kasus yang besar, maka akan dibutuhkan banyak kertas flowchart digunakan untuk menggambarkan algoritma atau proses.

Flowchart disusun menggunakan simbol-simbol, maka dapat memberikan gambaran yang efektif dan jelas tentang prosedur logika.

Dalam hal melakukan koreksi atau analisis dari suatu permasalahan, flowchart dapat dengan mudah untuk dilihat dan dikomunikasikan. Hal ini dikarenakan flowchart disusun atas simbol-simbol yang mengikuti suatu standar tertentu.


Pseudocode

Sesungguhnya tidak ada aturan baku dalam penulisan pseudocode, namun karena banyaknya bahasa pemrograman yang beredar saat ini maka, aturan penulisan pseudocode diarahkan untuk menyerupai aturan penulisan bahasa pemroraman tertentu. Dalam buku ini akan digunakan aturan penulisan pseudocode yang mendekati bahasa pemrograman Pascal.


Struktur Algoritma

Struktur algoritma yang digunakan mengacu pada struktur pemrograman bahasa Pascal yang terdiri dari 3 (tiga) bagian, yaitu:
  1. Judul.
  2. Deklarasi / Kamus data.
  3. Badan Program.

Pada bagian Judul, digunakan sebagai tempat untuk mencantumkan nama atau judul program. Terdapat aturan penulisan judul, yaitu:
  1. Tidak diawali dengan angka atau karakter selain alphabet.
  2. Tidak terdapat karakter spasi atau karakter selain alphabet kecuali karakter underscore "_" (sebagai pengganti karakter spasi).

Contoh:
  • Algoritma berhitung; (benar).
  • Algoritma konversi bilangan; (salah)
  • Algoritma perhitungan_pajak; (benar).
  • Algoritma 2bilangan; (salah)
  • Algoritma *kecil; (salah)

Pada bagian deklarasi, digunakan sebagai tempat untuk mencantumkan variabel, konstanta, dan record. Mengingat cara eksekusi kode program dilakukan berurut dari atas ke bawah maka, deklarasi diletakkan di awal program setelah bagian judul. Hal-hal yang dideklarasikan pada bagian ini digunakan sebagai "reservasi" alokasi memory untuk penyimpanan data dan akan digunakan selama program bekerja.


Pada bahasa pemrograman C++, bagian deklarasi juga berfungsi untuk mendeklarasikan nama function dan procedure.

Contoh:
#include<iostream>
    using namespace std;

    int main(){
    char kata="A";
    char* Kata="Ini kalimat dibuat dengan char plus pointer";
    char KATA[25]="Kalimat ini dibatasi";
    cout<<kata<<"\n"<<Kata<<"\n";
    cout<<KATA<<"\n";
    system("pause");
}<0 .5="" a="" b="" br="">

Pada bagian badan program, digunakan untuk meletakkan semua algoritma atau kode-kode program. Bagian ini diawali dengan "{" lalu  "Int main" dan diakhiri dengan "system("pause");" dan dilanjutkan dengan "}". Semua algoritma atau kode program wajib dituliskan diantara kedua penanda tersebut.

Input dan Output

Dalam mengawali suatu proses tertentu, minimal membutuhkan suatu masukan berupa data (input), karena data inilah yang nantinya akan diproses dan akan menjadi keluaran (output).

Contoh:
Menerima masukan data dari user (pengguna)

#include<iostream>
using namespace std;
int a,b;
int main(){
    cout<<"MASUKKAN Alas : ";
    cin>>a;
    cout<<"MASUKKAN Tinggi : ";
    cin>>b;
    cout<<"Luas segitiga adalah  : "<<0.5*a*b ;
    system("Pause");
}

Pengertian Algoritma dan Program Dalam Bahasa Pemrograman

Pengertian Algoritma dan Program Dalam Bahasa Pemrograman
LEVATRA.com - Setelah sebelum-sebelumnya kita sudah banyak membahas mengenai bahasa pemrograman, pada artikel ini kita akan membahas pengertian dari algoritma dan program yang terdapat pada bahasa pemrograman. Mungkin bagi kamu yang ingin masuk dunia pemrograman atau yang baru memulai, alangkah pentingnya mengetahui serta memahami Algoritma dan Program. Selain itu, berikut juga membahas klasifikasi menurut generasi dan tingkatannya.

Pengertian Algoritma

Kata "algoritma" diturunkan dari nama belakang seorang tokoh matematikawan Persia bernama Muhammad ibn Musa al-Khuwarizmi (lahir tahun masehi 730an dan meninggal antara tahun 835 dan 850). Al-Khuwarizmi berasal dari provinsi Khorasan di negara yang saat ini bernama Uzbekistan. Uni Soviet menghormati jasa-jasa Al-Khuwarizmi dengan membuat gambar dirinya sebagai perangko.

Algoritma merupakan metode umum yang digunakan untuk menyelesaikan kasus-kasus tertentu. Dalam menuliskan algoritma, dapat digunakan bahasa natural atau menggunakan notasi matematika, sehingga masih belum dapat dijalankan pada komputer.

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sudah melakukan penyusunan algoritma untuk menyelesaikan permasalahan atau tantangan yang dihadapi.

Sebagai contoh, pada saat diminta untuk membuat telur dadar. Sebelum membuat algoritmanya, kita perlu mendefinisikan masukan (input) dan luaran (output) terlebih dahulu, dimana input berupa telur mentah, dan output berupa telur dadar yang sudah matang.

Susunan algoritmanya sebagai berikut:
  1. Nyalakan api kompor.
  2. Tuangkan minyak ke dalam wajan.
  3. Pecahkan telur ayam ke dalam mangkok.
  4. Tambahkan garam secukupnya.
  5. Aduk campuran telur dan garam.
  6. Tuang adonan telur ke dalam wajan.
  7. Masak telur hingga matang.

Algoritma akan lebih baik jika ditulis secara sistematis menggunakan beberapa skema, dalam artikel berikutnya akan membahas mengenai skema Flowchart dan Pseudocode.


Pengertian Program

Program adalah formulasi sebuah algoritma dalam bentuk bahasa pemrograman, sehingga siap untuk dijalankan pada mesin komputer. Membuat program seperti memberitahukan apa yang harus dilakukan kepada orang lain.

Sebagai contoh, pada saat kita memberitahukan algoritma membuat telur dadar kepada orang lain, kita sudah melakukan pemrograman.

Pemrograman membuat telur dadar kepada orang lain akan lebih mudah karena orang tersebut sudah mengetahui apa itu telur dadar. Pada langkah yang ke-3 diminta untuk memecahkan telur, bagaimana cara orang tersebut memecahkan telur tentunya sudah diketahui dan kita tidak perlu menjelaskan terlalu detil.

Lain halnya jika kita harus menyuruh komputer untuk melakukan apa yang kita inginkan. Komputer sebenarnya hanyalah sebuah mesin bodoh yang tidak memiliki emosi dan kemampuan bersosialisasi. Oleh karena itu, untuk membuatnya menjadi mudah, diperlukan penyusunan algoritma yang benar.

Mendesain algoritma yang benar dan menterjemahkannya ke dalam bahasa pemrograman bukanlah hal yang mudah karena bahasa pemrograman memiliki tata penulisan sendiri.

Pengertian Bahasa Pemrograman

Bahasa pemrograman adalah bahasa buatan yang digunakan untuk mengendalikan perilaku dari sebuah mesin, biasanya berupa mesin komputer, sehingga dapat digunakan untuk memberitahu komputer tentang apa yang harus dilakukan.

Struktur bahasa ini memiliki kemiripan dengan bahasa natural manusia, karena juga tersusun dari elemen-elemen dasar seperti: kata benda dan kata kerja serta mengikuti aturan untuk menyusunnya menjadi kalimat.


Klasifikasi Menurut Generasi

1. First Generation Language (1GL)
Bahasa pemrograman ini berupa kode-kode mesin yang hanya bisa dipahami oleh mikroprosesor.

2. Second Generation Language (2GL)
Bahasa pada generasi ini adalah assembly language, dimana bahasa ini masih menggunakan kode-kode yang disebut dengan mnemonic. Bahasa assembly disebut sebagai generasi kedua karena bahasa ini bukan bahasa asli mikroprosesor, meskipun begitu programer tetap harus mengetahui keunikan dari masing-masing mikroprosesor (register dan jenis instruksi).

3. Generasi Ketiga (3GL)
Bahasa pemrograman generasi ketiga sengaja didesain supaya mudah dipahami oleh manusia. Pada generasi ini mulai dikenalkan istilah variabel, tipe data, ekspresi aljabar dan sudah mendukung pemrograman terstruktur.

Contoh bahasa: FORTRAN, COBOL, ALGOL, BASIC, C, C++, Pascal, Java.

4. Generasi Keempat (4GL)
Pada generasi ini, bahasa pemrograman didesain untuk mengurangi effort dan mempercepat proses pembuatan program. Pada 3GL, pembuatan program membutuhkan waktu yang lama dan mudah sekali didapati error. Pada 4GL, telah menggunakan metodologi dimana sebuah perintah dapat menghasilkan beberapa instruksi 3GL yang kompleks dengan sedikit error.

Contoh bahasa:
  1. Pemrograman umum : DataFlex, WinDev, PowerBuilder.
  2. Basis data : SQL, Progress 4GL.
  3. Manipulasi data, analisis dan pelaporan : ABAP, Matlab, PL/SQL.

5. Generasi kelima (5GL)
Bahasa pemrograman generasi kelima disebut sebagai constraint-programming atau declarative-programming. Program tidak dituliskan dalam bentuk algoritma melainkan dituliskan batasan atau fakta dari sebuah lingkup masalah, sehingga program akan menghasilkan luaran dalam bentuk solusi.


Bahasa pemrograman ini digunakan untuk membangun sistem kecerdasan buatan dan belum digunakan secara meluas di dunia industri.

Contoh bahasa: Prolog, LISP, Mercury.


Klasifikasi Menurut Tingkatan

1. Low-level Programming Language
Tingkat bahasa pemrograman ini disebut "rendah" (low level) bukan karena posisinya berada di bawah, melainkan karena kurangnya abstraksi (penggambaran kode instruksi) antara bahasa natural dengan bahasa mesin.

Oleh karena itu, bahasa di tingkat ini sering disebut sebagai ’bahasa mesin’.
Bahasa pemrograman yang masuk kategori ini adalah bahasa mesin itu sendiri (1GL) dan bahasa assembly (2GL).

2. High-level Programming Language (HLL)
Bahasa pemrograman di tingkat ini memiliki abstraksi yang lebih banyak dan terdapat kemiripan dengan bahasa natural (bahasa Inggris), lebih mudah untuk digunakan dan mudah untuk dipindahkan antar platform.

3. Very high-level Programming Language (VHLL)
Bahasa ini memiliki abstraksi yang lebih tinggi dibandingkan HLL, dan digunakan untuk menunjang produktifitas programer profesional. Biasanya VHLL digunakan hanya untuk tujuan yang spesifik, misalnya untuk keperluan bisnis: mengolah data, membuat laporan, dsb.

Paradigma Pemrograman

Paradigma pemrograman merupakan sebuah cara pandang seorang programmer dalam menyelesaikan sebuah masalah dan memformulasikannya kedalam sebuah bahasa pemrograman. Terdapat beberapa paradigma pemrograman, antara lain:

1. Paradigma Imperatif
Inti dari paradigma ini adalah menjalankan sebuah urutan perintah, jalankan satu perintah kemudian jalankan perintah yang selanjutnya. Sebuah program imperatif tersusun dari sekumpulan urutan perintah yang akan dijalankan oleh komputer. Pemrograman prosedural merupakan salah satu contoh dari paradigma ini, dan seringkali dianggap sebagai sebuah sebuah paradigma yang sama.

  • Ide dasarnya adalah dari model komputer Von Neumann.
  • Eksekusi langkah-langkah komputasi diatur oleh sebuah struktur kontrol.
  • Berdasarkan urutan-urutan atau sekuensial.
  • Program adalah suatu rangkaian prosedur untuk memanipulasi data. Prosedur merupakan kumpulan instruksi yang dikerjakan secara berurutan.
  • Contoh bahasa pemrograman: Fortran, Algol, Pascal, Basic, C.

2. Paradigma Fungsional
Pemrograman Fungsional adalah sebuah paradigma yang menjadikan fungsi matematika sebagai penentu dalam eksekusi komputasi. Fungsi tersebut merupakan dasar utama dari program yang akan dijalankan. Paradigma ini lebih banyak digunakan di kalangan akademis daripada produk komersial, terutama yang murni fungsional.


  • Ide dasar dari matematika dan teori fungsi.
  • Beberapa contoh bahasa fungsional adalah APL, Erlang, Haskell, Lisp, ML, Oz dan Scheme.

3. Paradigma Logika
Umumnya digunakan pada domain yang berhubungan dengan ekstraksi pengetahuan yang berbasis kepada fakta dan relasi. Dalam paradigma ini, logika digunakan secara murni untuk representasi bahasa deklaratif yang kebenarannya ditentukan oleh programmer, sedangkan pembukti-teorema atau model pembangkit digunakan sebagai pemecah masalah.

  • Berasal dari pembuktian otomatis didalam intelegensia buatan.
  • Berdasar kepada aksioma, aturan dan query.
  • Eksekusi program menjadi proses pencarian secara sistematik dalam sekumpulan fakta, dengan menggunakan sekumpulan aturan.
  • Beberapa contoh bahasa pemrograman: ALF, Fril, Gödel, Mercury, Oz, Ciao, Visual Prolog, XSB, and λProlog

4. Paradigma Berorientasi Obyek
Pemrograman berorientasi obyek muncul untuk mengatasi masalah kompleksitas dari sebuah perangkat lunak sehingga kualitas dari perangkat lunak tersebut dapat dikelola dengan lebih mudah. Caranya adalah dengan memperkuat modularity dan reusability didalam perangkat lunak tersebut.

Pemrograman berorientasi obyek menggunakan obyek dan interaksi antar obyek dalam penyusunan sebuah perangkat lunak. Paradigma ini semakin banyak digunakan karena lebih mudah dalam menggambarkan kondisi yang ada pada dunia nyata.

  • Ide dari interaksi antar obyek yang ada pada dunia nyata.
  • Antar obyek saling berinteraksi dengan saling mengirimkan pesan (message).
  • Terdapat beberapa karakteristik utama, yaitu: Abstraksi, Enkapsulasi, Pewarisan dan Polimorfisme.

7 Bahasa Pemrograman yang Paling Banyak Digunakan Saat Ini

7 Bahasa Pemrograman yang Paling Banyak Digunakan Saat Ini
LEVATRA.com - Bahasa Pemrograman (Programming Language) adalah bahasa dari perangkat lunak yang digunakan untuk membuat, mengkompilasi serangkaian instruksi spesifik dan menerjemahkannya ke dalam bahasa mesin yang selanjutnya dijalankan pada komputer. Bahasa pemrograman digunakan oleh pemrogram komputer untuk membuat berbagai macam aplikasi baik untuk aplikasi desktop, website atau mobile.

Aplikasi-apliakasi yang dibuat oleh bahasa pemrograman komputer dirancang untuk membantu penggunanya agar membuat pekerjaan yang dilakukan secara manual menjadi terkomputerisasi, misalnya jika sistem penjualan awalnya mengandalkan buku tradisional maka dengan penerapan penjualan terkomputerisasi akan membuat pekerjaan mudah, efisien, data secara otomatis disimpan, dan penghematan biaya.

Dari tahun ke tahun teknologi komputer mengalami perubahan yang sangat signifikan, termasuk juga bahasa pemrogramannya. Oleh karena itu sumber daya manusianya pun harus bertambah dan berkembang sesuai dengan kemampuan komputer.

Setiap programmer komputer memiliki keahlian pada bidang yang berbeda-beda dalam membuat program komputer, dengan bahasa pemrograman yang digunakan untuk membuat aplikasi yang mereka inginkan juga sangat bervariasi.

Dibawah ini adalah tujuh bahasa pemrograman yang paling populer dan paling banyak digunakan oleh programmer komputer.


7 Bahasa Pemrograman yang Paling Banyak Digunakan

1. Java

7 Bahasa Pemrograman yang Paling Banyak Digunakan Saat Ini

Bahasa pemrograman Java pertama kali dibuat oleh James Gosling ketika mereka bergabung dengan Sun Microsystems dan pertama kali dirilis pada tahun 1995. Java menjadi sangat populer dan banyak digunakan terutama karena kemampuannya untuk menjalankan berbagai platform komputer.

Karena fungsi yang mampu menjalankan aplikasi pada beberapa platform Java juga dikenal dengan slogannya "Write once, Run everywhere".

Java dikenal memiliki banyak library yang ada untuk membuat berbagai aplikasi baik untuk desktop, web dan juga untuk pemrograman mobile.

Syntax dalam bahasa pemrograman Java mengadopsi banyak bahasa C dan C++ yang dapat disusun dalam berbagai Java Virtual Machine (JVM) untuk menjalankan.

Karena kemampuannya untuk mempromosikan konsep OOP sangat baik untuk membuat aplikasi, maka sampai sekarang bahasa pemrograman Java masih yang paling populer dan paling banyak digunakan oleh para programmer dan developer sistem komputer di seluruh dunia.

2. PHP

7 Bahasa Pemrograman yang Paling Banyak Digunakan Saat Ini

Hypertext Preprocessor atau disingkat PHP adalah bahasa pemrograman yang diciptakan oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995. Bahasa bahasa pemrograman PHP menjadi bahasa pemrograman untuk membuat web yang banyak digunakan.


PHP itu sendiri menjadi begitu terkenal dan populer di kalangan programmer PHP adalah bahasa pemrograman yang sangat mudah dipelajari.

Programmer web banyak mengandalkan PHP sebagai bahasa pemrograman untuk membuat aplikasi web, meskipun facebook ini dibuat dengan menggunakan PHP dan harus didukung oleh script lainnya.

3. Python

7 Bahasa Pemrograman yang Paling Banyak Digunakan Saat Ini

Python merupakan bahasa pemrograman yang muncul pada tahun 1991 yang dikembangkan oleh Python software Foundation, bahasa python yang diketahui dinamis dan dilengkapi dengan manajemen memori otomatis.

Python dapat digunakan untuk membuat berbagai penggunaan perangkat lunak dan dukungan untuk beberapa platform sistem operasi seperti Windows, Linux / Unix, Mac OSX, Symbian dan lain-lain.

Banyak programmer yang menyatakan bahwa Python adalah bahasa pemrograman yang mudah dipelajari dan memiliki banyak perpustakaan dan mempromosikan konsep OOP (Object Oriented programming).

4. Visual Basic

7 Bahasa Pemrograman yang Paling Banyak Digunakan Saat Ini

Visual Basic adalah bahasa pemrograman yang dikembangkan oleh Microsoft. Bahasa pemrograman IDE menawarkan visual user-friendly, bahasa pemrograman dan dikembangkan untuk meninjau pembuatan Sistem Operasi Windows berbasis perangkat lunak. Visual Basic Sendiri adalah keturunan dari bahasa pemrograman BASIC.

Sebuah survei tahun 2005 menunjukkan 62% dari pengembang perangkat lunak menggunakan Visual Basic untuk pengembangan perangkat lunak di dalamnya, sehingga membuat Visual Basic sebagai bahasa pemrograman yang sangat populer.

5. C#

7 Bahasa Pemrograman yang Paling Banyak Digunakan Saat Ini

C# adalah bahasa pemrograman yang dikembangkan oleh Microsoft dari Anders Hejlsberg yang telah lama malang melintang dalam perkembangan bahasa pemrograman komputer dan dia juga yang menciptakan bahasa pemrograman Borland Turbo Pascal, Microsoft J ++ dan Borland Delphi.

Bahasa C# dikenal untuk pemrograman modern berorientasi objek atau biasa kita kenal dengan disebut OOP (Object Oriented Programming) yang biasanya digunakan untuk membuat program di atas arisitektur Microsoft.NET Framework.

Syntax yang digunakan di C# juga memiliki kesamaan dengan bahasa Java, C dan C++. Bahasa C# dan secara luas digunakan untuk membangun berbagai aplikasi, terutama dalam aplikasi yang berjalan di desktop Windows dan layanan aplikasi berbasis web.

6. JavaScript

7 Bahasa Pemrograman yang Paling Banyak Digunakan Saat Ini

JavaScript adalah bahasa yang dikembangkan oleh Netscape. Penggunaan JavaScript sebelumnya sangat banyak digunakan sebagian besar dalam pengembangan web dan pemrograman web dinamis. Selain bahasa pemrogramannya yang mudah untuk dipelajari, dia juga menggunakan logika yang mudah untuk di ingat.


7. C++

7 Bahasa Pemrograman yang Paling Banyak Digunakan Saat Ini

C++ adalah bahasa pemrograman yang diciptakan oleh Evano Christian Posumah yang dikembangkan dari bahasa C pada tahun 1970. Perbedaan antara bahasa C dan C++ yaitu C adalah bahasa pemrograman prosedural, sedangkan C ++ adalah bahasa pemrograman berorientasi objek.

Bahasa pemrograman C++ mempertahankan pendahulunya yaitu bahasa C, termasuk kemampuan untuk beradaptasi dalam menangani hardware dan software antarmuka, pemrograman tingkat rendah, serta efisiensi. C ++ juga mendukung dan dapat dijalankan di semua sistem operasi utama baik Windows, Unix, Linux dan lain-lain.


Bahasa C++ secara luas digunakan untuk membuat berbagai aplikasi baik aplikasi desktop seperti menciptakan game komputer, sistem operasi, sistem kontrol dan berbagai apliksi lainnya.

Bahasa C++ dipilih para profesional developer karena dianggap untuk mengurangi kompleksitas dalam bahasa pemrograman, terutama jika kode program yang dibangun besar dan kompleks.

Penutup

Bagaimana dengan kamu, di antara ketujuh bahasa pemrograman yang populer dan paling banyak digunakan. Mudah-mudahan kamu dapat menjadi seorang programmer yang hebat menggunakan bahasa pemrograman untuk membuat aplikasi yang dibutuhkan oleh banyak orang.

Pengertian Open Source Beserta Kekurangan dan Kelebihan

Pengertian Open Source Serta Kekurangan dan Kelebihan dengan Contohnya
LEVATRA.com - Open Source adalah istilah yang digunakan dalam perangkat lunak komputer yang berarti bebas, yaitu memungkinkan pengguna lain dapat membuka source code sehingga program dapat dengan jelas diketahui pengoperasian pada perangkat lunak. Selain itu, siapa pun dapat memodifikasi dan meningkatkan bahkan membantu mengembangkan perangkat lunak untuk mencapai kinerja yang lebih baik.

Open Source Software merupakan hasil dari pertemuan yang diprakarsai oleh Netscape, pencipta software Open Source adalah Eric S. Raymond, Crhistine Peterson Todd Anderson, Larry Augustin, Jon Hall dan Sam Ockman eksponen Richard Stallman pada tahun 1998. Perangkat lunak open source mulai tumbuh pesat setelah kelahiran sistem operasi linux yang tersedia gratis di Internet di tengah windows merajalela dengan sistem operasi membawa lisensi sumber yang dekat. Keberhasilan software open source tidak lepas dari peran masyarakat yang suka belajar dan mengembangkan open source berbasis software.





Kelebihan dan Kekurangan

Berikut adalah kelebihan dan kekurangan dari perangkat lunak open-source :

Kelebihannya :

  • Perangkat lunak open source pada biasanya selalu dikembangkan oleh suatu lembaga atau komunitas ahli di lapangan sehingga semua masalah bisa diselesaikan dengan cepat.
  • Fitur banyak dan kompleks dan memiliki kapasitas yang baik.
  • Perangkat lunak sumber terbuka berlisensi di bawah GPL (General Public License), sehingga pengguna tidak dikenakan biaya untuk perangkat lunak.

Kekurangannya :

  • Antarmuka software open source cenderung rumit untuk pengguna pemula.
  • Beberapa software open source lakukan tidak lebih baik dari perangkat lunak sumber tertutup.
  • Pemula sering menghadapi kesulitan dalam instalasi dan penggunaan perangkat lunak open source



Contoh Program

  • Sistem operasi (OS) Komputer : Linux (debian, ubuntu, mint, slackware, backtrack, dll).
  • PDA : Android, Firefox OS.
  • Aplikasi : GIMP, Inkscape, Digikam, Sekilas, XAMPP Abhishek, Mozilla Firefox, VideoLAN, LibreOffice, FileZilla, OpenOffice, Mplayer, dll