Pengertian E-Commerce dan Contoh serta Manfaatnya dalam Bisnis

Pengertian E-Commerce dan Contohnya dalam Dunia Bisnis
LEVATRA.com - Di zaman yang serba praktis dalam bidang teknologi, hampir semua hal dapat dimanfaatkan oleh manusia tidak terkecuali internet. Dalam dunia internet Anda mungkin sudah sering mendengar istilah e-commerce bukan? Terutama bagi pemain bisnis online seperti penjualan online, pemasaran online, pembayaran online yang dilakukan secara elektronik sebagai pengguna internet maka hal tersebut dianggap sebagai e-commerce.

E-Commerce sudah menjamur diberbagai kalangan mulai dari remaja sampai dewasa dengan memanfaatkan fasilitas dari perorangan atau perusahaan yang pastinya membuat penggunanya lebih praktis dalam melakukan transaksi elektronik, pada artikel ini penulis akan mencoba membahas mengenai pengertian e-commerce dan contohnya beserta jenis-jenis, manfaat, keuntungan dan dampak negatif yang perlu kamu ketahui.

Pengertian E-Commerce

E-Commerce juga disebut perdagangan elektronik adalah kegiatan yang berkaitan dengan pembelian, penjualan, pemasaran barang atau jasa dengan menggunakan sistem elektronik seperti internet atau jaringan komputer. E-commerce juga melibatkan aktivitas yang berkaitan dengan proses transaksi elektronik seperti transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, data persediaan sistem pengolahan dilakukan oleh sistem komputer atau jaringan komputer, dan lain sebagainya.

Dalam teknologi informasi, e-commerce dapat dikategorikan sebagai bagian dari e-bisnis di mana e-bisnis memiliki lingkup yang lebih luas baik dari segi kegiatan atau jenis jenis kegiatan yang dilakukannya.



Jenis-jenis E-Commerce

Ada beberapa jenis e-commerce yang biasanya dilakukan banyak orang melalui media internet seperti yang dijelaskan di bawah ini.

1. Business to Business (B2B)

Jenis e-commerce ini adalah bisnis ke bisnis atau B2B yang dilakukan oleh orang-orang atau kepentingan bisnis yang saling menguntungkan di mereka di mana kedua belah pihak biasanya sudah mengenal satu sama lain dan mengetahui proses bisnis yang mereka lakukan dengan satu sama lain.

Biasanya jenis bisnis B2B adalah berkelanjutan atau saling berlangganan, transaksi tersebut dilakukan untuk antara dua pihak saling menguntungkan dan saling percaya.

Contohnya :
Dua perusahaan masing-masing memegang transaksi penjualan atau penyediaan barang dilakukan melalui transaksi online di internet, serta pembayaran yang biasanya mereka melakukan itu adalah dengan menggunakan kartu kredit di internet.

2. Business to Consumer (B2C)

E-Commerce B2C adalah jenis bisnis yang dilakukan antara perusahaan dan konsumen, seperti antara produsen yang menjual dan menawarkan produk mereka kepada konsumen umum online. Produsen tersebut akan melakukan bisnis dengan menjual dan memasarkan produk mereka kepada konsumen tanpa ada umpan balik dari pelanggan untuk melakukan bisnis kembali ke produsen, yang berarti satu-satunya produsen untuk menjual atau memasarkan produk atau jasa dan konsumen hanya sebagai pengguna atau pembeli.

Contohnya :
Asus Store adalah toko online yang didirikan oleh perusahaan teknologi yaitu Asus yang bertujuan untuk menjual barang-barang yang dimiliki atau diproduksi oleh perusahaan tersebut kepada konsumen secara langsung melalui websitenya.

3. Consumer to Consumer (C2C)

E-Commerce Consumer to Consumer (C2C) dilakukan antara konsumen dan konsumen, misalnya, pelanggan dari produser akan menjual kembali ke konsumen lainnya.

Contohnya :
Tokopedia, salah satu contoh dari perusahaan jual beli dengan mendirikan toko online yang memungkinkan pengguna atau perorangan membuka tokonya secara online di tokopedia kepada konsumen yang membutuhkan barang yang dijual.

4. Consumer to Business (C2B)

E-commerce Consumer to Business dibuat oleh konsumen untuk produsen yang menjual produk atau jasa, misalnya, konsumen akan memberitahukan rincian produk atau jasa yang dia inginkan melalui internet ke produsen, yang kemudian tahu produsen permitnaan akan menawarkan produk atau jasa yang diinginkan oleh konsument mereka.

Contohnya :
Kebalikan dari B2C, Consumer to Business adalah dimana konsumen perorangan menjual barang atau jasa yang selanjutnya dibutuhkan oleh sebuah perusahaan.





Manfaat E-Commerce

Beberapa manfaat dari E-Commerce dapat dilihat sebagai berikut :

  1. Memfasilitasi komunikasi antara konsumen dan produsen.
  2. Memperluas calon konsumen dengan target pasar yang tidak terbatas.
  3. Memfasilitasi pemasaran dan penjualan barang dan jasa.
  4. Proses e-commerce lebih mudah untuk melakukannya dengan baik untuk menjual atau membeli.
  5. Pembayaran yang mudah dilakukan secara online.
  6. Penyebaran informasi yang begitu mudah dilakukan

Keuntungan E-Commerce

Salah satu keuntungan dari E-Commerce yang jelas kita lihat adalah menjual produk atau layanan yang tidak perlu kita mendatangi toko atau kantor besar seperti yang dilakukan oleh manusia pada biasanya sebagai tempat usaha, tetapi hanya dengan memanfaatkan internet maka kita bisa hanya menjual dari rumah ke calon pelanggan yang tidak terbatas, dengan kata lain pelanggan Anda hanya dapat menutupi seluruh negeri.

Dalam hal komunikasi juga akan sangat bermanfaat antara konsumen dan produsen dapat dengan mudah berkomunikasi secara online dari internet. Baik dari segi pemasaran barang akan lebih menguntungkan jika dilakukan secara online, selain Anda tidak perlu membayar biaya promosi yang banyak seperti manual, tapi dengan layanan internet Anda hanya dapat melakukan promosi produk ana seluruh dunia hanya dengan menggunakan internet tentu biaya yang sangat murah.



Dampak Negatif E-Commerce

Selain banyak manfaat atau positif samping dari penggunaan e-commerce tentu tidak kebal dari dampak negatif yang bisa merugikan konsumen atau produsen. Di bawah ini dijelaskan beberapa dampak negatif dari e-commerce.

1. Penipuan

Sering terjadinya penipuan saat belanja online di internet antara konsumen dan penjual barang tersebut dipesan konsumen telah dibayar melalui e-Transfer tetapi barang tidak pernah dikirim dan diterima oleh konsumsen, dan sebaliknya kadang-kadang terlalu ketidakpercayaan penjual untuk mengirimkan barang-barang di muka dan pembayaran dilakukan setelah pengiriman pembayaran yang ditunggu penjual kadang-kadang tidak diterima atau tidak dibayar.

Terjadinya scam atau penipuan di mana seseoarang dapat menjual barang hampir satu-satunya berebentuk satunya informasi yang sengaja dibuat terpisah menarik pembeli, tetapi ketika melakukan pembelian dan transfer uang, barang tidak ada.

2. Carding

Terjadinya kejahatan seperti carding, hal ini memiliki banyak hal yang terjadi di mana seseorang memanfaatkan dengan menggunakan kartu kredit Anda oleh orang lain untuk berbelanja di internet.

3. Virus / Malware

Kejahatan sering terjadi yang biasanya dilakukan oleh mereka yang memiliki keahlian tinggi dalam ilmu komputer dan internet jaringan seperti penyebaran virus / malware yang disengaja untuk melemahkan sistem, hal ini terjadi karena kurangnya hukum pada teknologi informasi.

Membuat Daftar isi Makalah Otomatis di Microsoft Word

Membuat Daftar isi Makalah Otomatis dan Rapih di Microsoft Word
LEVATRA.com - Salah satu faktor di terimanya makalah atau berkas kita oleh orang lain yaitu berkas tersebut terlihat rapih sehingga akan mudah dan lebih di pahami mengenai tujuan dan pembahasan yang terdapat dalam berkas tersebut. Banyak software pengolah kata yang sudah tersedia saat ini, salah satunya yaitu Microsoft Word.

Microsoft Word merupakan aplikasi pengolah kata dari Microsoft yang di desain selengkap mungkin untuk membantu pekerjaan manusia seperti pembuatan Makalah tanpa harus mencatat dengan tulisan tangan.

Nah kembali lagi kepada kata-kata di atas bahwa salah satu faktor di terimanya berkas kita oleh orang lain yaitu dengan desain halamannya yang rapih, tidak terkecuali pada halaman daftar isi. Halaman daftar isi merupakan halaman yang cukup penting untuk di tata lebih lanjut karena dengan halaman ini kita akan tau seluruh pembahasan yang terdapat pada berkas tersebut.

Cara Membuat Daftar isi Makalah Otomatis dan Rapih

1. Langkah Pertama
Sebelum kepada inti pembahasan, pastikan kalian sudah membuat struktur dasar daftar isi seperti gambar dibawah. Untuk tulisan Kata Pengantar bisa kalian ubah sesuai dengan kebutuhan makalah.

Membuat Daftar isi Makalah Otomatis dan Rapih di Microsoft Word

2. Langkah Kedua
Kemudian klik pada ruler seperti gambar dibawah atau bisa disesuaikan dengan keinginan, sehingga akan muncul icon L berwarna hitam dan buatlah sebanyak 2 buah. Jika Ruler tidak muncul, aktifkan terlebih dahulu dengan cara klik tab View kemudian centang pada Ruler.

Membuat Daftar isi Makalah Otomatis dan Rapih di Microsoft Word

3. Langkah Ketiga
Selanjutnya klik 2x pada icon L tadi dan atur Alignment menjadi Right, serta Leader menjadi nomor 2. Untuk Tab stop position dan Default tab stops abaikan saja, Kemudian klik Set dan OK.

Membuat Daftar isi Makalah Otomatis dan Rapih di Microsoft Word

4. Langkah Keempat
Lalu arahkan kursor tepat di akhir kalimat KATA PENGANTAR, buat spasi sebanyak 5 buah atau sesuai keinginan ini berfungsi untuk menambah jarak antara kata tersebut dengan titik-titik otomatis agar terlihat rapih.
  1. Tambahkan 5 karakter spasi.
  2. Tekan tombol TAB pada keyboard sehingga akan muncul titik-titik secara otomatis sampai batas icon L tadi.
  3. Tambahkan kembali 5 karakter spasi dengan fungsi sama seperti nomor 1, lalu ketik nomor halaman pada akhir baris tersebut.

Membuat Daftar isi Makalah Otomatis dan Rapih di Microsoft Word

5. Langkah Kelima
Setelah satu baris dibuat pada langkah keempat di atas, kalian hanya perlu melakukan kembali langkah keempat untuk halaman di bawah lainnya. Selesai.

Membuat Daftar isi Makalah Otomatis dan Rapih di Microsoft Word

Pengertian dan Macam-Macam Hak Asasi Manusia

Pengertian dan Macam-Macam Hak Asasi Manusia
Pengertian dan Macam-Macam Hak Asasi Manusia - Hak Asasi Manusia (HAM) adalah hak-hak yang telah melekat dalam diri seseorang dan dipunyai sejak masih dalam kandungan. HAM berlaku secara Universal atau Menyeluruh. Semua orang memiliki hak untuk menjalankan kehidupan dan apa yang dikendakinya selama tidak melanggar norma dan tata nilai dalam masyarakat. Hak asasi ini sangat wajib untuk dihormati, dijunjung tinggi serta dilindungi oleh negara, hukum dan pemerintah. setiap orang sebagai harkat dan martabat manusia yang sama antara satu orang dengan lainnya yang benar-benar wajib untuk dilindungi dan tidak ada pembeda hak antara orang satu dengan yang lainnya.
Baca Juga :
A. Hak Asasi Pribadi (Perseonal Rights)
Hak Asasi Pribadi adalah hak yang meliputi kebebasan menyatakan pendapat, kebebasan memeluk agama, kebebasan bergerak, kebabasan dalam untuk aktif setiap organisasi atau perkumpulan dan sebagainya.

Contohnya :
  • Hak Kebebasan dalam mengutarakan atau menyampaikan pendapat.
  • Hak Kebebasan dalam menjalankan kepercayaan dan memeluk atau memilih agama.
  • Hak Kebabasan dalam berpergian, berkunjung, dan berpindah-pindah tempat.
  • Hak Kebabasan dalam memilih, menentukan organisasi dan aktif dalam organisasi tersebut. 

B. Hak Asasi Ekonomi (Property Rights)
Hak Asasi Ekonomi adalah Hak untuk memiliki, membeli dan menjual, serta memanfaatkan sesuatu.

Contohnya :
  • Hak Asasi Ekonomi tentang kebebasan dalam membeli.
  • Hak Asasi Ekonomi tentang kebebasan dalam mengadakan dan melakukan perjanjian Kontrak.
  • Hak Asasi Ekonomi tentang kebebasan dalam memiliki sesuatu.
  • Hak Asasi Ekonomi tentang kebabasan dalam memiliki pekerjaan yang layak.
  • Hak Asasi Ekonomi tentang kebabasan dalam melakukan transaksi.
  • Hak Asasi Ekonomi dalam bekerja.

C. Hak Asasi Politik (Politik Rights)
Hak Asasi Politik adalah hak ikut serta dalam pemerintahan, hak pilih maksunya hak untuk dipilih contohnya : mencalonkan sebagai Bupati , dan memilih dalam suatu pemilu contohnya memilih Bupati atau Presiden), hak untuk mendirikan parpol, dan sebagainya.

Contohnya :
  • Hak Asasi Politik dalam memilih dalam suatu pemilihan contohnya pemilihan presiden dan kepala daerah.
  • Hak Asasi Politik dalam Dipilih dalam pemilihan contohnya pemilihan bupati atau presiden.
  • Hak Asasi Politik tentang kebebasan ikut serta dalam kegiatan pemerintahan.
  • Hak Asasi Politik dalam mendirikan partai politik.
  • Hak Asasi Politik dalam membuat organisasi-organisasi pada bidang politik.
  • Hak Asasi Politik dalam memberikan usulan-usulan atau pendapat yang berupa usulan petisi.

D. Hak Asasi Hukum (Rights Of Legal Equality)
Hak Asasi Hukum adalah hak untuk mendapatkan perlakukan yang sama dalam hukum dan pemerintahan.

Contohnya :
  • Hak dalam mendapatkan layanan dan perlindungan hukum.
  • Hak dalam mendapatkan dan memiliki pembelaan hukum pada peradilan.
  • Hak yang sama dalam proses hukum.
  • Hak dalam perlakuan yang adil atau sama dalam hukum.

E. Hak Asasi Sosial dan Budaya (Social and Culture Rights)
Hak Asasi Sosial dan Budaya adalah hak yang menyangkut dalam masyarkat yakni untuk memilih pendidikan, hak untuk mengembangkan kebudayaan dan sebagainya.

Contohnya :
  • Hak untuk mendapatkan pendidikan yang layak.
  • Hak untuk mendapat pelajaran.
  • Hak untuk memilih, menentukan pendidikan.
  • Hak untuk mengembangkan bakat dan minat.
  • Hak untuk mengembangkan Hobi.
  • Hak untuk berkreasi.

F. Hak Asasi Peradilan (Procedural Rights)
Hak Asasi Peradilan adalah hak untuk mendapatkan perlakuan tata cara peradilan dan perlindungan (procedural rights), misalnya peraturan dalam hal penahanan, penangkapan dan penggeledahan.

Contohnya :
  • Hak mendapatkan perlakukan yang adil dalam hukum.
  • Hak mendapatkan pembelaan dalam hukum.
  • Hak untuk mendapatkan hal yang sama dalam berlangsungnya proses hukum baik itu penyelidikan, penggeledahan, penangkapan, dan penahanan.

Makalah Peran Etika dan Profesionalisme Di Bidang IT

Makalah Peran Etika dan Profesionalisme Di Bidang IT
BAB 1

PENDAHULUAN

1.1. Latar belakang
     Perkembangan zaman yang diiringi kemajuan teknologi, mendorong kita untuk senatiasa berupaya meningkatkan kemampuan dalam hal penguasaan teknologi informasi. Dalam hal ini kita juga harus memperhatikan kode etik dalam IT. Kode etik Kode etik adalah sistem norma, nilai dan aturan profesional tertulis yang secara tegas menyatakan apa yang benar dan baik dan apa yang tidak benar dan tidak baik bagi profesional. Kode etik menyatakan perbuatan apa yang benar atau salah, perbuatan apa yang harus dilakukan dan apa yang harus dihindari. Tujuan kode etik agar profesional memberikan jasa sebaik-baiknya kepada pemakai atau nasabahnya.
     Adanya kode etik akan melindungi perbuatan yang tidak profesional. Ketaatan tenaga profesional terhadap kode etik merupakan ketaatan naluriah yang telah bersatu dengan pikiran, jiwa dan perilaku tenaga profesional. Jadi ketaatan itu terbentuk dari masing-masing orang bukan karena paksaan. Dengan demikian tenaga profesional merasa bila dia melanggar kode etiknya sendiri maka profesinya akan rusak dan yang rugi adalah dia sendiri. Kode etik bukan merupakan kode yang kaku karena akibat perkembangan zaman maka kode etik mungkin menjadi usang atau sudah tidak sesuai dengan tuntutan zaman

1.2. Batasan Masalah
Tujuan dari makalah ini adalah :
  • Menjelaskan tentang profesi
  • Menjelaskna tentang kode etik profesi
  • Penyebab pelanggaran kode etik profesi


BAB 2
PEMBAHASAN

2.1. Pengertian etika profesi
     Etik (atau etika) berasal dari kata ethos (bahasa Yunani) yang berarti karakter, watak kesusilaan atau adat. Sebagai suatu  subyek, etika akan berkaitan dengan  konsep yang dimilki oleh individu ataupun kelompok untuk menilai apakah tindakan-tindakan yang telah dikerjakannya itu salah atau benar, buruk atau baik.Etika merupakan sebuah cabang filsafat yang berbicara mengenai nilai dan norma moral yang menentukan perilaku manusia dalam hidupnya. Profesi adalah pekerjaan yang dilakukan sebagai kegiatan pokok untuk menghasilkan nafkah hidup dan yang mengandalkan suatu keahlian. Berdasarkan pengertian tersebut dapat dijelaskan bahwa etika profesi adalah keterampilan seseorang dalam suatu pekerjaan utama yang diperoleh dari jalur pendidikan atau pengalaman dan dilaksanakan secara kontinu yang merupakan sumber utama untuk mencari nafkah. Etika profesi adalah sikap hidup berupa keadilan untuk memberikan pelayanan profesional terhadap masyarakat dengan ketertiban penuh dan keahlian sebagai pelayanan dalam rangka melaksanakan tugas berupa kewajiban terhadap masyarakat. (Suhrawardi Lubis, 1994: 6-7)
     Profesionalisme adalah  suatu  kemampuan yang dianggap berbeda dalam menjalankan suatu pekerjaan. Profesionalisme dapat diartikan juga dengan suatu keahlian dalam penanganan suatu masalah atau pekerjaan dengan hasil yang maksimal dikarenakan telah menguasai bidang yang dijalankan tersebut.

Beberapa pengertian tentang etika profesi :
  1. Merupakan hasil pengaturan diri profesi yang bersangkutan dan ini perwujudan moral yang hakiki, yang tidak dapat dipaksakan dari luar.
  2. Dapat berlaku efektif apabila dijiwai oleh cita-cita dan nilai-nilai yang hidup dalam lingkungan profesi itu sendiri.
  3. Merupakan rumusan norma moral manusia yang mengemban profesi itu. 4. Tolak ukur perbuatan anggota kelompok profesi.
  4. Merupakan upaya pencegahan berbuat yang tidak etis bagi anggotanya

2.2. Pengertian Profesi
Sebelum membahas ini lebih dalam kita harus tau dulu apa itu profesi. Profesi adalah pekerjaan yang dilakukan  sebagai kegiatan pokok untuk menghasilkan  nafkah  hidup dengan mengandalkan suatu keahlian yang dimiliki.

Ciri-Ciri Profesi :
  • Mengabdi pada kepentingan masyarakat, artinya setiap pelaksana profesi harus meletakkan kepentingan pribadi di bawah kepentingan masyarakat.
  • Adanya pengetahuan khusus, yang biasanya keahlian dan keterampilan ini dimiliki berkat pendidikan, pelatihan dan pengalaman yang bertahun-tahun.
  • Adanya kaidah dan standar moral yang sangat tinggi. Hal ini biasanya setiap pelaku profesi mendasarkan kegiatannya pada kode etik profesi.
  • Izin khusus untuk menjalankan suatu profesi. Setiap profesi akan selalu berkaitan dengan kepentingan masyarakat, dimana nilai-nilai kemanusiaan berupa keselamatan, keamanan, kelangsungan hidup dan sebagainya, maka untuk menjalankan suatu profesi harus terlebih dahulu ada izin khusus.
  • Kaum profesional biasanya menjadi anggota dari suatu profesi.

Prinsip Etika Profesi :
  • Tanggung jawab.
  • Terhadap pelaksanaan pekerjaan itu dan terhadap hasilnya.
  • Terhadap dampak dari profesi itu untuk kehidupan orang lain atau masyarakat pada umumnya.
  • Keadilan, Prinsip ini menuntut kita untuk memberikan kepada siapa saja apa yang menjadi haknya.
  • Otonomi, Prinsip ini menuntut agar setiap kaum profesional memiliki dan di beri kebebasan dalam menjalankan profesinya.

Syarat Suatu Profesi :
  • Melibatkan kegiatan  intelektual.
  • Menggeluti suatu batang tubuh ilmu yang khusus.
  • Memerlukan persiapan profesional yang alam dan bukan sekedar latihan.
  • Memerlukan latihan dalam jabatan yang berkesinambungan.
  • Menjanjikan karir hidup dan keanggotaan yang permanen.
  • Mementingkan layanan di atas keuntungan pribadi.
  • Mempunyai organisasi profesional yang kuat dan terjalin erat.
  • Menentukan standarnya sendiri, dalam hal ini adalah kode etik.

Peranan Etika dalam Profesi :
  • Etika milik setiap kelompok masyarakat  Masyarakat Profesional Para anggota profes yang tidak didasarkan pada nilai-nilai pergaulan yang telah disepakati bersama. Contoh : mafia peradilan, klinik super mewah.

2.3. Gambaran Umum Pekerjaan di bidang Teknologi Informasi
     Dengan posisi tenaga kerja di bidang Teknologi Informasi (TI) yang sangat bervariasi karena menyesuaikan dengan skala bisnis dan kebutuhan pasar, maka sangat sulit untuk mencari standardisasi pekerjaan di bidang ini. Tetapi setidaknya kita dapat mengklasifikasikan tenaga kerja di bidang Teknologi Informasi tersebut berdasarkan jenis dan kualifikasi pekerjaan yang ditanganinya. Berikut ini adalah penggolongan pekerjaan di bidang teknologi informasi yang berkembang belakangan ini.

Secara umum, pekerjaan di bidang Teknologi Informasi setidaknya terbagi dalam 4 kelompok sesuai bidang pekerjaannya :

1. Kelompok Pertama, adalah mereka yang bergelut di dunia perangkat lunak (software) baik mereka yang merancang sistem operasi, database maupun sistem aplikasi. Pada lingkungan kelompok ini terdapat pekerjaan-pekerjaan seperti misalnya :
  • Sistem analis, merupakan orang yang bertugas menganalisa sistem yang akan diimplementasikan, mulai dari menganalisa sistem yang ada, tentang kelebihan dan kekurangannya, sampai studi kelayakan dan desain sistem yang akan dikembangkan.
  • Programmer, merupakan orang yang bertugas mengimplementasikan rancangan sistem analis yaitu membuat program (baik aplikasi maupun sistem operasi) sesuai sistem yang dianalisa sebelumnya.
  • Web designer adalah orang yang melakukan kegiatan perecanaan, termasuk studi kelayakan, analisis dan desain terhadap suatu proyek pembuatan aplikasi berbasis web.
  • Web programmer orang yang bertugas mengimplementasikan rancangan web designer yaitu membuat program berbasis web sesuai desain yang telah dirancang sebelumnya dan lain-lain.

2. Kelompok kedua, adalah mereka yang bergelut di perangkat keras (hardware). Pada lingkungan kelompok ini terdapat pekerjaanpekerjaan seperti :
  • Technical enginer, sering juga disebut sebagai teknisi yaitu orang yang berkecimpung dalam bidang teknik baik mengenai pemeliharaan maupun perbaikan perangkat sistem komputer.
  • Networking Engineer, adalah orang yang berkecimpung dalam bidang teknis jaringan komputer dari maintenance sampai pada troubleshooting-nya dan lain-lain.

3. Kelompok ketiga, adalah mereka yang berkecimpung dalam operasional sistem informasi. Pada lingkungan kelompok ini terdapat pekerjaan-pekerjaan seperti :
  • EDP Operator, adalah orang yang bertugas untuk mengoperasikan program-program yang berhubungan dengan electronic data processing dalam lingkungan sebuah perusahaan atau organisasi lainnya.
  • System Administrator, merupakan orang yang bertugas melakukan administrasi terhadap sistem, melakukan pemeliharaan sistem, memiliki kewenangan mengatur hak akses terhadap sistem, serta hal-hal lain yang berhubungan dengan pengaturan operasional sebuah sistem.
  • MIS Director, merupakan orang yang memiliki wewenang paling tinggi terhadap sebuah sistem informasi, melakukan manajemen terhadap sistem tersebut secara keseluruhan baik hardware, software maupun sumber daya manusianya dan lain-lain

4. Kelompok yang keempat, adalah  mereka yang berkecimpung di pengembangan bisnis Teknologi Informasi. Pada bagian ini, pekerjaan diidentifikasikan oleh pengelompokan kerja di berbagai sektor di industri Teknologi Informasi.

2.4. Kode Etik
     Kode yaitu tanda-tanda atau simbol-simbol yang berupa kata-kata, tulisan atau benda yang disepakati untuk maksud-maksud tertentu, misalnya untuk menjamin suatu berita, keputusan atau suatu kesepakatan suatu organisasi. Kode juga dapat berarti kumpulan peraturan yang sistematis.
     Kode etik yaitu norma atau azas yang diterima oleh suatu kelompok tertentu sebagai landasan tingkah laku sehari-hari di masyarakat maupun di tempat kerja.
     Kode etik profesi merupakan sarana untuk membantu para pelaksana sebagai seseorang yang professional supaya tidak dapat merusak etika profesi pedoman sikap, tingkah laku dan perbuatan dalam melaksanakan tugas dan dalam kehidupan sehari-hari.

Tujuan Kode Etik Profesi :
  • Untuk menjaga dan memelihara kesejahteraan para anggota.
  • Untuk meningkatkan pengabdian para anggota profesi.
  • Untuk meningkatkan mutu profesi.
  • Untuk meningkatkan mutu organisasi profesi.
  • Meningkatkan layanan di atas keuntungan pribadi.
  • Mempunyai organisasi profesional yang kuat dan terjalin erat.
  • Menentukan baku standarnya sendiri.

Fungsi Kode Etik  Profesi :
     Kode etik profesi memberikan pedoman bagi setiap anggota profesi tentang prinsip profesionalitas yang digariskan. Maksudnya bahwa dengan kode etik profesi, pelaksana profesi mampu mengetahui suatu hal yang boleh dia lakukan dan yang tidak boleh dilakukan.
     Kode etik profesi merupakan sarana kontrol social bagi masyarakat atas profesi yang bersangkutan. Maksudnya bahwa etika profesi dapat memberikan suatu pengetahuan kepada masyarakat agar juga dapat memahami arti pentingnya suatu profesi, sehingga memungkinkan pengontrolan terhadap para pelaksana di lapangan keja (kalanggan social).
     Kode etik profesi mencegah campur tangan pihak diluar organisasi profesi tentang hubungan etika dalam keanggotaan profesi. Arti tersebut dapat dijelaskan bahwa para pelaksana profesi pada suatu instansi atau perusahaan yang lain tidak boleh mencampuri pelaksanaan profesi di lain instansi atau perusahaan.

Faktor penyebab pelanggaran kode etik profesi IT :
  • Tidak berjalannya control dan pengawasan dri masyarakat
  • Organisasi profesi tidak di lengkapi denga sarana dan mekanisme bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan
  • Rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai substansi kode etik profesi, karena buruknya pelayanan sosialisasi dari pihak prepesi sendiri
  • Belum terbentuknya kultur dan kesadaran dari para pengemban profesi IT untuk menjaga martabat luhur profesinya
  • Tidak adanya kesadaran etis da moralitas diantara para pengemban profesi TI untuk menjaga martabat luhur profesinya.

2.5. Aspek-aspek  Tinjauan  Pelanggan  Kode  Etik  Profesi  IT
     Semua teknologi adalah pedang bermata dua, ia dapat digunakan untuk tujuan baik dan jahat. Contoh teknologi nuklir dapat memberikan sumber energi tetapi nuklir juga enghancurkan kota hirosima. Seperti halnya juga teknologi kumputer, orang yang sudah memiliki keahlian dibidang computer bias membuat teknologi yang bermanfaat tetapi tidak jarang yang melakukan kejahatan.

Aspek Hukum
Hukum untuk mengatur aktifitas di internet terutama yang berhubungan dengan kejahatan maya antara lain masih menjadi perdebatan. Ada dua pandangan menganai hal tersebut antara lain :
  • Karakteristik aktiofitas di internet yang bersifat lintas batas sehingga tidak lagi tunduk pada batasan2 teritorial.
  • System hukum tradisiomal (The Existing Law) yang justru bertumpu pada batasan-batasan teritorial dianggap tidak cukup memadai untuk menjawab persoalan-persoalan hukum yang muncul akibat aktifitas internet.

Aspek Pendidikan
     Dalam kode etik hacker ada kepercayaan bahwa berbagi informasi adalah hal yang sangat baik dan berguna, dan sudah merupakan kewajiban (kode etik) bagi seorang hacker untuk membagi hasil penelitiannya dengan cara menulis kode yang open source dan memberikan fasilitas untuk mengakses informasi tersebut dan menggunakn peralatan pendukung apabila memungkinkan. Disini kita bias melihat adanya proses pembelajaran.

Aspek Ekonomi
     Untuk merespon perkembangan di Amerika Serikat sebagai pioneer dalam pemanfaatan internet telah mengubah paradigma ekonominya yaitu paradigma ekonomi berbasis jasa (From a manufacturing based economy to service � based economy). Akan tetapi pemanfaatan tknologi yang tidak baik (adanya kejahatan didunia maya) bias mengakibatkan kerugian ekonomi yang tidak sedikit di Indonesia ada 109 kasus yang merupakan predikat PRAUD (Credit Card) korbannya 80% adalah warga AS.

Aspek Sosial dan Budaya
     Akibat yang sangat nyata adanya cyber crime terhadap kehidupan  social budaya di Indonesia adalah ditolaknya setiap transasi di internet dengan menggunakan kartu kredit yang dikeluarkan oleh perbankan Indonesia. Masyarakat dunia telah percaya lagi dikarenakan banyak kasus credit card PRAUD yang dilakukan oleh netter asal Indonesia. Cyber Crime : perbuatan melawan hukum yang dilakukan dengan menggunakan internet yang berbasis pada kecanggihan terhadap teknologi computer dan telekomunikasi.


BAB 3
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
     Etika profesi merupakan bagian dari etika sosial yang menyangkut bagaimana mereka harus menjalankan profesinya secara profesional agar diterima oleh masyarakat. Dengan etika profesi diharapkan kaum profesional dapat bekerja sebaik mungkin, serta dapat mempertanggungjawabkan tugas yang dilakukannya dari segi tuntutan pekerjaan.
     Maka sebagai manusia mungkin terkadang banyak hal yang menarik perhatian kita untuk menjadi sukses bahkan bidang IT pun sangat berpotensi tetapi apakah kita harus menghalalkan segala vara untuk sukses dan melupakan etika dalam berprofesi itu sendiri? jawaban hanya terdapat pda hati kita masing-masing sangat diharapkan jawaban itu tidak hanya dimulut saja tetapi juga dapat kita realisasikan. semoga kita tetap menjadi manusia yang memiliki etika dalam berprofesi!.

Pengertian dan Mengenal Fungsi Microsoft Excel 2007

Pengertian dan Mengenal Fungsi Microsoft Excel 2007

LEVATRA ID - Microsoft Excel atau Microsoft Office Excel adalah sebuah program aplikasi lembar kerja spreadsheet yang dibuat dan didistribusikan oleh Microsoft Corporatio makanan rinagn Microsoft Windows dan Mac OS. Aplikasi ini memiliki fitur kalkulasi dan pembuatan grafik yang, dengan menggunakan strategi marketing Microsoft yang agresif, menjadikan Microsoft Excel sebagai salah satu program komputer yang populer digunakan di dalam komputer mikro hingga saat ini. Bahkan, saat ini program ini merupakan program spreadsheet paling banyak digunakan oleh banyak pihak, baik di platform PC berbasis Windows maupun platform Macintosh berbasis Mac OS, semenjak versi 5.0 diterbitkan pada tahun 1993. Aplikasi ini merupakan bagian dari Microsoft Office System, dan versi terakhir adalah versi Microsoft Office Excel 2013 yang diintegrasikan di dalam paket Microsoft Office System 2013.

Baca juga :


Memulai menggunakan Word 2007

Untuk menggunakan dan mengaktifkan Excel 2007 dapat dilakukan dengan langkah sebagai berikut :
1). Klik menu START pada taskbar
2). Klik All Programs ? Microsoft Office ? Microsoft Office Excel 2007

Mengenal Bagian Dokumen / Interface

  • Office Button terdiri atas perintah New Document, Open, Convert, Save, Save as, Print, Prepare, Send, Publish dan Close.
  • Quick Access Toolbar, terdiri dari tombol yang dapat mempercepat kerja anda. Isinya hampir sama dengan perintah-perintah di Office Button. Jika anda ingin melihatnya langsung bisa menekan tanda panah.
  • Menu Bar, terdiri dari perintah menu utama Microsoft Excel 2007 yaitu Home, Insert, Page Layout, Formulas, Data, Review, View.
  • Title Bar, berisi nama file dan program aplikasi yang sedang aktif.
  • Tool Bar, tombol-tombol bergambar yang memiliki fungsi tertentu dan digunakan untuk menjalankan suatu perintah dengan cepat dan mudah.
  • Tombol Ukuran, digunakan untuk mengatur ukuran jendela kerja.
  • Name Box, Nama sel yang sedang aktif akan ditampilkan pada Name Box.
  • Formula Bar, anda bisa mengedit data pada sebuah sel.
  • Sel Aktif, tempat menuliskan atau mengedit data dan dikelilingi oleh garis batas yang lebih tebal.
  • Column, Setiap kolom memiliki nama berdasarkan Abjad, dari kolom A hingga Z, dilanjut AA hingga XFD.
  • Baris, untuk setiap baris memiliki nama berdasarkan Angka. Dari 1 hingga 1048576.
  • Tab Worksheet, perintah dimana anda bisa berpindah ke kertas kerja lain dengan mudah.
  • Insert Worksheet, dengan menekan Insert Worksheet anda bisa membuat Worksheet baru yang letaknya berurutan dengan Worksheet sebelumnya.
  • Status Bar, Status lembar kerja anda.
  • Document Area, merupakan lembar kerja yang aktif.
  • Horizontal Scroll Bar, perintah untuk menggeser layar ke kiri atau ke kanan.
  • Vertical Scroll Bar, perintah untuk menggeser layar ke atas atau ke bawah.
  • Tampilan Layar, terdiri dari perintah untuk merubah tampilan layar. Terdiri dari Tampilan Normal, Tampilan Page Layout dan Tampilan Page Break Preview.
  • Zoom, perintah untuk memperbesar & memperkecil tampilan pada lembar kerja anda.

Mengenal Elemen Jendela Word

1. Menu Bar
Berisi sederetan menu yang dapat digunakan, dimana setiap menu mempunyai sub menu masing-masing sesuai dengan fungsi dari menu induknya. Misalnya Edit, akan mempunyai sub menu yang berhubungan dengan edit data, begitu juga dengan menu yang lainnya. Standarnya menu bar terdiri dari : Home � Insert � Page Layout � Formulas � Data - Review � View.

     1.1. Home
Pengertian dan Mengenal Fungsi Microsoft Excel 2007
  • Clipboard
    • Paste : Menempelkan hasil perintah cut/copy yang ada di clipboard 
    • Cut : Memindahkan bagian yang ditandai ke clipboard 
    • Copy : Menyalin ke clipboard 
    • Format Painter : Melakukan copy format
  • Font 
    • Font Selection : Mengganti jenis huruf 
    • Font Size : Mengatur ukuran huruf 
    • Increase/Decrease Font : Menaikkan dan menurunkan ukuran font satu tingkat 
    • Bold, Italic, Underline : Menebalkan, memiringkan, menggarisbawahi teks 
    • Border : Membuat garis bingkai sel 
    • Fill : Mewarnai sel 
    • Color : Mewarnai huruf
  • Alignment
    • Vertical Alignment : Mengatur posisi teks secara vertikal pada sel. Atas, tengan, dan bawah 
    • Perataan teks : Mengatur perataan teks, kiri, tengah, dan kanan 
    • Indent : Menambah dan mengurangi inden teks 
    • Teks Orientation : Mengubah kemiringan teks 
    • Merge Cell : Menggabungkan sel 
    • Page Break : Mengatur pemisah halaman
  • Number 
    • Format Cell : Pengaturan jenis penulisan angka 
    • Currency : Format angka untuk mata uang 
    • Persen : Format angka persen 
    • Comma : Mengubah nilai koma ribuan 
    • Increase/Decrease Decimal : Menambah dan mengurangi nilai desimal
  • Style 
    • Conditional Formatting : Melakukan format terkondisi 
    • Format as Table : Membuat format tabel cepat 
    • Cell Styles : Membuat format sel secara cepat
  • Cells 
    • Insert : Memasukkan sel baru 
    • Delete : Menghapus sel 
    • Format : Melakukan format sel
  • Editing 
    • Sum : Melakukan penghitungan 
    • Fill : Membuat pola angka secara kontinu 
    • Clear : Menghapus semuanya dari sel, nilai, hingga format 
    • Sort & Filter : Mengatur data agar mudah dianalisis 
    • Find & Select : Mencari dan menyeleksi teks dalam lembar kerja

     1.2. Insert
Pengertian dan Mengenal Fungsi Microsoft Excel 2007
  • Tables 
    • Pivot Table : Memasukkan tabel pivot
    • Table : Memasukkan tabe 
  • Ilustrations 
    • Picture : Menambahkan gambar pada worksheet
    • Clip Art : Menambahkan gambar clipart pada worksheet
    • Shapes : Menambahkan gambar bentuk tertentu
    • Smart Art : Memasukkan objek smartart 
  • Chart 
    • Coloumn : Memasukkan grafik kolom
    • Line : Memasukkan grafik garis
    • Pie : Memasukkan grafik pie
    • Bar : Memasukkan grafik batang
    • Scatter : Memasukkan grafik distribus
    • Other Chart : Memasukkan grafik lainnya 
  • Link 
    • Hyperlink : Memasukkan hyperlink pada worksheet 
  • Text 
    • Textbox : Memasukkan kotak teks
    • Header & Footer : Memasukkan header dan footer
    • WordArt : Memasukkan teks dekoratif
    • Signature Line : Memasukkan garis tanda tangan
    • Object : Memasukkan objek
    • Symbol : Memasukkan simbol

     1.3. Page Layout
Pengertian dan Mengenal Fungsi Microsoft Excel 2007
  • Themes 
    • Theme : Mengubah tema tampilan excel
    • Color : Mengubah warna tema
    • Font : Mengubah jenis font tema
    • Effect : Mengubah efek tema 
  • Page Setup 
    • Margin : Mengubah margin halaman
    • Orientation : Mengubah orientasi halaman
    • Size : Mengubah ukuran kertas
    • Print Area : Menentukan area tertentu untuk proses cetak
    • Breaks : Menentukan pemisah halaman
    • Background : Menentukan gambar untuk latar
    • Print Title : Menentukan baris atau kolom yang dicetak pada setiap halaman 
  • Scale to Fit 
    • Width : Menentukan lebar hasil cetak agar sesuai banyaknya kertas
    • Height : Menentukan tinggi hasil cetak agar sesuai banyaknya kertas
    • Scale : Memperbesar atau memperkecil hasil cetak sesuai persentase Ukuran
  • Sheet Option 
    • Gridlines : Mengatur tampilan garis grid di layar dan di hasil cetakan
    • Heading : Mengatur tampilan header di layar dan di hasil cetakan 
  • Arrange 
    • Bring to Front : Objek ke depan
    • Send to Back : Objek ke belakang
    • Selection Pane : Memperlihatkan panel seleksi objek
    • Align : Meluruskan objek
    • Group : Mengelompokkan objek
    • Rotate : Melakukan rotasi objek

     1.4. Formulas
Pengertian dan Mengenal Fungsi Microsoft Excel 2007
  • Function Library 
    • Insert Function : Memasukkan fungsi formula
    • Autosum : Melakukan penghitungan cepat
    • Recently Used : Memasukkan fungsi yang pernah digunakan
    • Financial : Memasukkan fungsi keuangan
    • Logical : Memasukkan fungsi logik
    • Text : Memasukkan fungsi teks
    • Date & Time : Memasukkan fungsi waktu
    • Lookup & Reference : Memasukkan fungsi lookup dan referensi
    • More Function : Memasukkan fungsi lainnya 
  • Defined Name 
    • Name Manager : Membuat, mengubah, dan mencari nama yang digunakan dalam workbook
    • Define Name : Memberikan nama bagi sel
    • Use in Formula : Memilih nama yang digunakan pada workbook dan menggunakannya pada formula
    • Create From Selection : Membuat nama sel secara otomatis 
  • Formula Auditing 
    • Trace Precedent : Memperlihatkan panah pada sel lain yang memengaruhi nilaisel ini
    • Trace Dependent : Memperlihatkan panah pada sel lain yang dipengaruhi nilaisel ini
    • Remove Arrows : Menghilangkan panas yang dibuat oleh tracer
    • Show Formulas : Memperlihatkan formula setiap sel
    • Error Checking : Memeriksa formula yang salah
    • Evaluate Formula : Memperlihatkan kotak dialog evaluasi formula
    • Watch Window : Mengawasi nilai beberapa sel saat dilakukan perubahan pada lembar kerja 
  • Calculation 
    • Calculation : Menentukan kapan kalkulasi dilakukan
    • Calculate Now : Melakukan kalkuasi semua workbook sekarang
    • Calculate Sheet : Melakukan kalkulasi sheet sekarang

     1.5. Data
Pengertian dan Mengenal Fungsi Microsoft Excel 2007
  • Get External Data 
    • From Access : Memasukkan data dari MS Access
    • From Web : Memasukkan data dari web
    • From Text : Memasukkan data dari teks
    • From Other Sources : Memasukkan data dari sumber lain
    • Existing Connection : Memasukkan data dari sumber yang pernah digunakan 
  • Connections 
    • Refresh All : Menyegarkan kembali data yang diambil dari sumber
    • Connection : Memperlihatkan semua koneksi data pada workbook
    • Properties : Melakukan spesifikasi koneksi data pada workbook
    • Edit Link : Mengatur koneksi data dari file lain 
  • Sort & Filter 
    • Sort A to Z : Mengurutkan data dari yang terkecil ke terbesar
    • Sort Z to A : Mengurutkan data dari yang terbesar ke terkecil
    • Sort : Memunculkan kotak dialog pengurutan
    • Filter : Melakukan penyaringan terhadap sel
    • Clear : Menghapus penyaringan pada sel
    • Reapply : Melakukan kembali penyaringan
    • Advanced : Melakukan penyaringan spesifik 
  • Data Tools 
    • Text to Coloumn : Memisahkan isi sel menjadi beberapa kolom
    • Remove Duplicates : Menghilangkan baris terduplikasi
    • Data Validation : Mencegah data yang tidak valid masuk ke sel
    • Consolidation : Menyatukan nilai beberapa range ke dalam satu range
    • What-If Analysis : Mencoba beberapa nilai pada formula 
  • Outline 
    • Group : Mengelompokkan baris sel sehingga mereka dapat memendekdan memanjang
    • Ungroup : Memisahkan sel yang mengelompok
    • Subtotal : Menghitung total beberapa baris data yang berhubungan

     1.6. Review
Pengertian dan Mengenal Fungsi Microsoft Excel 2007
  • Proofing 
    • Spelling : Memeriksa ejaan teks
    • Research : Membuka panel penelitian referensi
    • Thesaurus : Saran kata yang sepadan
    • Translate : Menerjemahkan kata ke bahasa lain 
  • Comments 
    • Comment : Memasukkan komentar baru
    • Delete : Menghapus komentar
    • Previous : Memperlihatkan komentar sebelumnya
    • Next : Memperlihatkan komentar selanjutnya
    • Show/Hide Comment : Memperlihatkan atau menyembunyikan komentar
    • Show All Comments : Perlihatkan semua komentar
    • Show Ink : Memperlihatkan keterangan tinta pada lembar kerja 
  • Changes 
    • Protect Sheet : Melindungi lembar kerja
    • Protect Workbook : Melindungi buku kerja
    • Share Workbook : Berbagi buku kerja
    • Protect and Share Workbook : Melindungi dan berbagi buku kerja
    • Allow Users to Edit Ranges : Memperbolehkan pengguna mengubah data
    • Track Changes : Menelusuri perubahan yang terjadi pada dokumen

     1.7. View
Pengertian dan Mengenal Fungsi Microsoft Excel 2007
  • Workbook Views 
    • Normal : Melihat dokumen secara normal
    • Page Layout : Melihat dokumen sesuai hasil cetak
    • Page Break Preview : Melihat tampilan dokumen beserta pemotongan setiaphalaman
    • Custom Views : Menyimpan seting tampilan dan hasil cetak
    • Full Screen : Melihat dokumen dalam mode layar penuh 
  • Show/Hide 
    • Ruler, Gridlines, Message Bar, Formula Bar, Heading : Memperlihatkan penggaris, garis kisi, batang pesan,batang formula, dan heading 
  • Zoom 
    • Zoom : Memperbesar tampilan100% : Besar tampilan 100%
    • Zoom to Selection : Memperbesar tampilan sesuai bidang seleksi 
  • Window 
    • New Window : Membuka jendela baru yang memperlihatkan dokumen Tersebut
    • Arrange All : Mengatur semua jendela program sejajar berdampingan
    • Freeze Pane : Membuat sebagian lembar kerja terlihat dan lainnyaMenggulung
    • Split : Membagi jendela menjadi beberapa penel yang memperlihatkanlembar kerja Anda
    • Hide : Menyembunyikan jendela terseleksi
    • Unhide : Memunculkan jendela tersembunyi
    • View Side by Side : Memperlihatkan jendela berdampingan
    • Synchronous Scrolling : Membuat dua jendela menggulung bersamaan
    • Reset Window Position : Menset ulang posisi jendela berdampingan
    • Save Wokspace : Menyimpan pengaturan tampilan jendela sehingga dapat dibuka kembali dengan tampilan yang sama
    • Switch Windows : Berganti jendela yang aktif 
  • Macros 
    • View Macros : Memperlihatkan macro dokumen