6 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Upgrade RAM Komputer

6 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Upgrade RAM Komputer

Globalimous.com - Random Access Memory (RAM) merupakan unsur yang sangat penting pada suatu komputer, RAM digunakan untuk menyimpan data sementara pada komputer sebelum data disimpan di media penyimpanan. Pada dasarnya, ukuran RAM di komputer akan mempengaruhi kinerja perangkat. Semakin besar kapasitas ukuran RAM, maka semakin cepat pula kinerja perangkat dalam pengolahan data.

Apa Saja Ukuran Kapasitas RAM ?

RAM memiliki kapasitas ukuran yang bervariasi, tergantung pada kapasitas dan spesifikasi komputer. Pada umumnya ukuran sebuah unit memori adalah Megabyte (MB), tetapi pada saat yang sama banyak pengembangan dari memori itu sendiri, seperti dalam hal ukuran kapasitas memori lebih besar yang mencapai ukuran kapasitas Gigabytes (GB).

Saat ini RAM dijual di pasaran sangat beragam, mulai dari kapasitas 512 MB, 1 GB, 2 GB, 4 GB, dll. bahkan sampai 32 GB dan masih akan terus berkembang.

Pengaruh RAM pada Kinerja Komputer

Seperti yang sudah dijelaskan diatas, bahwa RAM memiliki peran yang cukup penting dalam kinerja pengolahan data. Sehingga RAM yang memiliki kapasitas lebih besar, otomatis akan mempercepat kinerja komputer.

Jika Anda memiliki komputer dengan kapasitas kecil maka saya sarankan segeralah untuk meng-upgrade RAM, sehingga perangkat komputer akan lebih optimal dalam melakukan tugasnya.

Apa itu Upgrade RAM ?

Upgrade RAM pada komputer adalah suatu cara penambahan kapasitas RAM pada komputer yang bertujuan untuk mengoptimalkan kinerja komputer, sehingga komputer dapat berjalan lebih cepat.

Untuk meng-upgrade RAM di komputer, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan bahkan hal tersebut sudah menjadi syarat wajib yang harus dilakukan.


Syarat-syarat Upgrade RAM komputer

Sebelum melakukan upgrade RAM, lebih baik Anda perhatikan hal-hal dibawah ini untuk bahan pertimbangan agar tidak terjadi kesalahan yang dapat merugikan kamu ataupun perangkat.

1. Apa Tujuan Kita Meng-upgrade ?

Sebelum Anda melakukan upgrade RAM, pertama kali anda harus tau apa saja tujuan kita meng-upgrade RAM. Jika tujuan meng-upgrade adalah hanya untuk mengetik atau browsing seperti halnya yang dilakukan kebanyakan pelajar, maka tidak perlu terlalu besar kapasitas yang ditambahkan.

Berbeda dengan kamu yang mempunyai hobi bermain game atau edit video, maka keperluannya bisa lebih ditingkatkan lagi karena kegiatan tersebut menggunakan kapasitas RAM yang tidak sedikit.

2. Spesifikasi Prosessor

Seperti yang kita ketahui, prosessor merupakan otak yang memproses seluruh kinerja suatu komputer. Jika kita ingin melakukan ugrade RAM, alangkah baiknya untuk mengetahui sejauh mana prosesor dapat menampung kapasitas dari RAM.

Hal tersebut perlu diperhatikan karena kita tidak bisa begitu saja menambahkan kapasitas sesuai keinginan tanpa memikirkan seberapa kuat prosesor untuk menampungnya. Seperti halnya prosesor pentium 4 yang menggunakan kapasitas RAM sebesar 32 GB, tentu saja itu tidak seimbang.

3. Batas Maksimum Memori

Hal penting yang perlu diperhatikan lainnya adalah perhatikan informasi dari perangkat keras motherboard. Untuk informasi dapat dicari melalui website resmi dari motherboard yang kamu pakai, biasanya tercantum maksimum RAM yang dapat digunakan.

Jika motherboard kamu hanya mendukung sampai 8 GB, sedangkan kamu akan meng-upgrade sampai 16 GB, maka hal tersebut akan sia-sia karena motherboard akan dapat membaca 8 GB.

4. Jenis RAM

Pada dasarnya RAM memiliki beberapa jenis tergantung pada lokasi memori yang digunakan, pastikan Anda tahu apa jenis RAM yang digunakan sebelum membeli RAM baru. karena jika kita salah dalam membeli RAM, maka tidak dapat dipasang pada motherboard karena memiliki slot yang berbeda. Jenis RAM yang masih beredar adalah DDR1, DDR2, DDR3 dan DDR4.

5. Kecepatan RAM

Meningkatkan proses / kinerja adalah tujuan utama kita meng-upgrade RAM. Disini kamu perlu menyamakan kecepatan RAM yang ingin dibeli dengan kecepatan RAM yang kamu punya, jika kamu sudah menggunakan RAM dengan kecepatan 1333 Mhz maka kamu harus membeli RAM dengan kecepatan yang sama dengan yang sudah kamu punya.

Hal ini berlaku sama dengan Jenis RAM yang digunakan.

6. Jenis Slot

Jenis slot pada RAM dan Motherboard juga perlu diperhatikan. Perhatikan apakah motherboard dan RAM mendukung untuk dual channel apa hanya mendukung single channel.

Cara Lengkap Memformat Flashdisk Melalui Command Prompt

Cara Lengkap Memformat Flashdisk Melalui Command Prompt

Globalimous.com - Kebanyakan orang memformat flashdisk mereka menggunakan Windows Explorer, mungkin karena user interfacenya mudah dipahami dan bersahabat dengan pengguna Windows. Namun tahukan kamu bahwa selain Windows Explorer, ada program bawaan windows lainnya yang dapat digunakan untuk memformat flashdisk, yaitu Command Prompt. Berikut akan penulis beritahukan caranya, yuk disimak.

Cara Format Flashdisk Melalui Windows Explorer

Cara ini mungkin sangat jarang orang yang tidak mengetahuinya, karena memformat flashdisk melalui windows explorer paling banyakan digunakan sesuai dengan penjelasan saya diatas. Namun akan saya beritahu kepada kamu yang masih awam dalam hal ini.

  1. Buka Windows Explorer.
  2. Klik kanan pada drive Flashdisk.
  3. Kemudian akan muncul jendela Format, isi kolom Volume label dengan nama flashdisk.
  4. Lalu klik Start dan tunggu hingga prosesnya selesai.



Cara Format Flashdisk Melalui Command Prompt

Banyak perintah dan fungsi yang dapat dilakukan oleh program bawaan windows ini, salah satunya yaitu untuk memformat flashdisk. Cara ini jarang dilakukan orang karena tampilannya yang tidak user friendly dan harus hafal dengan perintah-perintahnya dan digunakan hanya dalam keadaan darurat seperti windows explorer yang tidak dapat digunakan. Berikut caranya:

  1. Buka Command Prompt sebagai Administrator dengan cara: Klik START > ketik "command prompt" pada kolom pencarian > Klik kanan di Command Prompt dan pilih Run as Administrator.
  2. Perintah pertama ketikan "DISKPART" di Command Prompt, ini bertujuan untuk membuka program diskpart.
  3. Lalu ketikan "LIST DISK" untuk menampilkan disk yang ada.
  4. Selanjutnya kamu perhatikan size pada daftar disk yang aktif, pastikan size pada disk sesuai dengan kapasitas flashdisk. Untuk contoh flashdisk yang saya pakai untuk diformat berkapasitas 7,4 GB (Disk 1), sedangkan yang berkapasitas 74 GB (Disk 0) itu adalah Hardisk.
  5. Ketikan perintah "SELECT DISK #" (tanda pagar ganti dengan nomor disk), contoh saya pakai perintah SELECT DISK 1 untuk memformat flashdisk berkapasitas 7,4 GB. 


  6. Kemudian ketikan perintah "CLEAN" untuk menghapus semua isi dalam flashdisk.
  7. Lalu ketikan perintah "CREATE PARTITION PRIMARY" untuk membuat partisi baru di flashdisk.
  8. Ketikan perintah "SELECT PARTITION 1".
  9. Ketikan perintah "ACTIVE" untuk mengaktifkan partisi yang barusan dibuat.
  10. Pada tahap ini kita akan melakukan Format pada Flashdisk, dengan perintah "FORMAT FS=NTFS LABEL=LEVATRA QUICK".
    • NTFS adalah tipe file sistem flashdisk, bisa diganti dengan FAT32.
    • LEVATRA adalah nama flashdisk, bisa diganti sesuai dengan keinginan.
    • QUICK berfungsi agar proses formatnya cepat.

11   Ketikan perintah "ASSIGN LETTER=F" untuk memberikan driver letter flashdisk.
12   Tulisan warna merah bisa diganti dengan letter yang diinginkan.


13    Langkah terakhir hanya perlu ketikan perintah "EXIT" untuk keluar dari jendela DISKPART.

Jika langkah-langkah diatas sudah dilakukan dengan benar, maka flashdisk kamu sudah dapat digunakan kembali karena proses format sudah selesai. Seperti yang sudah saya jelaskan diatas bahwa saat ini lebih banyak pengguna yang menggunakan windows explorer untuk memformat flash drive-nya karena lebih mudah dalam pengoperasiannya.